oleh

Pembangunan Pasar A.Tadda Ditolak, DPRD Palopo RDP

-Daerah-1.387 views

MATARAKYAT-PALOPO – Aspirasi masyarakat dan pedagang Pasar Andi Tadda Kota Palopo, terkait keluhannya yang disampaikan beberapa hari yang lalu saat berunjukrasa, ditindak lanjuti oleh DPRD Palopo Komisi II dengan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama beberapa perwakilan instansi terkait.

Dalam RDP yang digelar Komisi II DPRD Palopo, Selasa 22/08/2017, dihadiri oleh, Abd. Rauf Rahim (Partai Nasdem), Angga Bantu (PDIP), Abd. Jawad (PBB) dan Misbahuddin (PKB), dan yang bertindak sebagai pimpinan rapat yakni, Abd. Rauf Rahim.

Sementara dari Jajaran Pemerintah Kota (Pemkot)  Palopo, yakni, Bappeda, Kepala Pasar (Kapas) Andi Tadda, Muchlis, Camat Wara Timur, Andi Baso Asnur dan Plt. Kadis Perdagangan Zulkifli Halid.

Pimpinan rapat, Abd.Rauf Rahim, mengatakan jika dirinya mengapresiasi langkah dan upaya pemerintah dalam memperjuangkan dan mempertahankan anggaran, sehingga dapat digunakan untuk membangun juga membenahi kondisi pasar Andi Tadda, namum meski demikian, pembangunan tahap dua itu menuai keluhan juga sorotan dari warga dan pedagang yang perlu ditindak lanjuti.

“sebelumnya kita apresiasi, upaya pemerintah dalam memperjuangkan anggaran tersebut sehingga jatuhnya di Kota Palopo karena jika tanpa perjuangan otomatis anggaran itu jatuh ketempat lain, tapi juga kita harus perhatikan dan mendengar apa yang menjadi keluhan warga serta pedagang yang ada disana. ” Ujar Rauf.

Demikian halnya, Annga Bantu dari fraksi PDIP, mengatakan, bahwa yang menjadi keluhan masyarakat juga perlu di pertimbangkan, seperti lokasi bongkar muat, akses transportasi, dan juga drainase.

“kita juga perlu fikirkan, drainase, jalur transportasi ketika terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti kebakaran dan lokasi bongkar muat, sehingga tidak terjadi kesemrawutan.” Tutur Angga Bantu.

Sementara itu, Camat Wara Timur, Andi Baso Asnur, menuturkan, jika apa yang menjadi keluhan masyarakat itu, ditemukan solusinya tentulah warga akan menerimanya, tidak akan terjadi miskomunikasi.

“Saya kira ini,terjadi miskomunikasi saja, andai saja masyarakat melihat desain, juga penjelasan yang baik,tentunya akan ada solusi, dalam gambar itu, akan ada drainase  yang akan dibuat.” kata Camat Wara Timur.

Oleh karenanya, Pimpinan rapat,mengatakan jika pertemuan RDP ini bukanlah yang terakhir, akan ada pertemuan lagi, dimana akan dipertemukan warga juga pedagang besama pihak terkait guna mencari solusi yang tidak saling merugikan.

Liputan : Awi

Komentar

News Feed