oleh

LSM Menduga Pemilik Grand Mall “Main Mata” Dengan Pemkab Maros

-Daerah-2.942 views

MATARAKYAT-LMAROS,–Pemerintah Kabupaten Maros, akhirnya memutuskan pemberian izin lingkungan kepada pihak Grand Mall berdasarkan surat permohonan yang diajukan PT Anugrah Sukses Lestari sebagai pengelolah hak usaha tanggal 25 juli lalu. Hal ini menuai kecaman dari Aktivis Lingkungan Hidup.

Direktur Lembaga Swadaya Masyarakat Bumi Mentari, A. Ilham Lahiya, mengaku pemberian izin lingkungan terhadap Grand Mall terkesan ganjil dan tertutup.

Ilham, mempertanyakan keabsahan dokumen Andal kemudian disahkan menjadi Amdal, hingga izin lingkungan diterbitkan, “Ada yang aneh kenapa perbaikan Andal tidak diseminarkan kembali sementara warga disekitarnya masih mengeluhkan soal intensitas dampak, sehingga pemberian izin lingkungan lucu dan tidak masuk akal,” kata A. Ilham.

Ilham menduga, pihak Grand Mall main mata dengan pemerintah daerah, diam diam tanpa ada seminar hasil perbaikan Andal,  lembaganya yang tergabung dalam tim Komisi Lingkungan Hidup Maros tidak dilibatkan memberikan tanggapan sebelum Andal itu ditetapkan menjadi Amdal. “Ini lucu dan ganjil, dibayar berapa bos” ujar Ilham.

Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup, Andi David menyatakan pemerintah daerah telah mengeluarkan izin lingkungan berdasarkan rekomendasi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

Pemeberian izin tersebut berdasarkan hasil rapat teknis atas perbaikan Andal. yang diajukan dalam Sidang Komisi Lingkungan Hidup 5 Juli lalu.

Rapat tehnis tersebut melibatkan semua pihak  terkait dalam tim Komisi Lingkungan Hidup Maros, “Semua dampak potensial dan antisipasi dampak telah termuat dalam dokumen Rencana Kelolah Lingkungan dan Rencana Pengelolaan Lingnkungan RKL dan RPL” kata David.

David juga mengatakan jika Tim Ahli Penilai Amdal telah menyampaikan pendapat dan saran, sehingga atas pertimbangan itulah mendasari pertimbangan penerbitan izin lingkungan. Sedang dokumen Amdal yang telah disetujui hasil perbaikan itu akan di perbanyak kemudian dibagikan ke pihak terkait.

Pihak management Grand Mall Batangase melalui Public Relation (PR) Manager Musliadi Saguni, yang dikonfirmasi, melalui aplikasi Wasahapp, tidak memberikan penjelasan terkait rencana pihak perusahaa melakukan Grand Opening 26 Agustus bulan ini.

Liputan : Jumadi

Komentar

News Feed