oleh

Grand Mall dan BLH Maros Akui Miliki Andalalin, Kadis Perhubungan Bantah

-Daerah-2.233 views

MATARAKYAT- MAROS, — Pihak Grand Mall membantah jika dikatakan izinya belum lengkap karena semua dokumen perizinan  dipersyaratkan Pemerintah Kabupaten Maros telah dipenuhi, Termasuk dokumen Analisa Dampak Lalu Lintas.

Public Relation Manager Grand Mall, Musliadi Saguni, menyatakan pihak perusahaanya, telah melengkapi segala bentuk perisinan termasuk Amdal Lalulintas.

Semua mekanisme dan proses perisinan telah dikantongi oleh PT Anugrah Sukses Lestari, (ASL), baik izin lingkungan maupun dokumen Analisis Mengenai Dampak Lalu Lintas,  “Tidak ada lagi masalah, kami sudah penuhi dan tidak mungkin kita berencana buka besok jika segala bentuk perisinan belum dilengkapi,” kata Musliadi.

Musliadi, juga menyampaikan trimakasih atas dukungan masyarakat dan pemerintah Kabupaten Maros, demikian juga peran para aktivis  begitu kritis menyikapi mekanisme periznan di Maro.

Dengan demikian PT Anugrah Sukses Lestari telah mendapat legalitas isin Kawasan Perdagangan dan Jasa secara legal dari pemerintah.

Kepala Dinas Kebersihan dan Lingkungan Hidup, Andi David menyatakan jika pihak Grand Mall telah melengkapi Andal Lalu Lintas (Andalin) termasuk isin lingkungan.

“Masalah Andalalin tidak termasuk dalam kelengkapan dokumen Amdal Lingkungan, namun dokumen Andalin menjadi dasar pertimbangan” kata Davit.

Anggota Komisi Tiga Bidang Lingkungan Hidup DPRD Maros, Akbar Endra mengakatan, Amdal lalu lintasnya harus menjadi perhatian sebab ini bisa menimbulkan kemacetan parah di jalan poros Maros – Makassar dan mengganggu aktifitas lalu lintas,

“Ingat jalan poros itu jalan protokol yang menghubungkan antar daerah dengan pusat pemerintahan dan juga akses bandara dari utara” kata Akbar.

Sebelumnya Kasubdit Prasarana Kementerian Perhubungan RI, Hamda Lemana menganggap pengoperasian Grand Mall  Batangngase adalah tindakan nekat karena tak memiliki dokumen dan Andalalin.

“Jadi pertanyaan juga kenapa IMB nya bisa keluar padahal harusnya wajib ada dokumen dan rekomendasi Andalalin,” kata Handa Lemana.

Sementara Kadis Perhubungan Maros, Rahmat Bustar membantah jika pihaknya mengeluarkan dokumen atau rekomendasi Andalalil. “Tidak benar jika Grand Mall memperoleh Andalalin. Dokumen dan rekomendasi Andalalin adalah domain Kementerian Perhubungan bukan Dishub Provinsi apalagi kabupaten,” ujarnya.

Diakui oleh Rahmat Bustar, dia beberapakali dihubungi untuk mengeluarkan Andalalin tapi tak memenuhi permintaan yang melanggar aturan  tegas Rahmat.

Liputan : Ifa/ Jumadi

 

Komentar

News Feed