oleh

PIMNAS 2017 Ditutup Dengan Deklarasi Anti Plagiat

MATARAKYAT-MAKASSAR,, Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional PIMNAS ke – 30 di Universitas Muslim Indonesia (UMI) 2017 resmi ditutup. Clossing ceremonial berlangsung sangat meriah dengan atraksi Kembang Api dengan pagelaran Seni Tari dan pelepasan Lampion

Terlihat mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi saling bergantian bersahut sahutan memperlihatkan kreasi yel yel andalan untuk membakar semangat para peserta di Halaman Parkir kampus II depan auditorium Al Jibra (26/8)

Rektor UMI,  Prof Masrurah Mukhtar mengucapkan terimakasihnya kepada Menristekdikti karena telah memberi kepercayaan kepada UMI dan  sangat mengharapkan PIMNAS kali ini menjadi ajang arena pembuktian karya tanpa plagiat.

“Selamat kepada para pemenang, yang tidak menang jangan berkecil hati tidak usah kecewa karena mereka semua kebanggaan kampus masing-masing, memang harus ada menang dan kalah, yang utama ini adalah ajang silaturahmi bagi kita semua” tutur Prof Masrura

Direktur Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Didin Wahidin mengatakan jika pelaksanaan PIMNAS  sebuah kerja keras yang perlu diapresiasi dan semua pemenang. Kalau ada metasa kalah adalah orang yang tidak mengambil hikma dari gelaran ini., ujar Didin.

Pimnas adalah pembentukan karakter keIndonesiaan dan kebangsaan, membentuk mental petarung untuk menaklukkan dunia.”  tambah Didin.

Lanjut Didin menguraikan  kratifitas dan inovasi, melek informasi, melek media, melek teknologi adalah kunci untuk bersaing dengan bangsa lain. Anak – anak indonesia tidak lebih rendah dari anak – anak bangsa lainnya. “Suatu saat anda akan memimpin dunia. Hari ini kemenangan kita semua, kemenangan Indonesia, jelas Didin.

Dalam rangkaian Pimnas 2017 kali ini, Universita Brawijaya keluar sebagai Juara umum menyisihkan 88 perguruan tinggi lain. Di tempat  kedua ada Universita Gajah Mada.

Liputan : Noya

Komentar

News Feed