oleh

Kapolres Waykanan Akui Khilaf dan Meminta Maaf

MATARAKYAT-LAMPUNG | Kasus pwnghinaan profesi jurnalistik yang diduga kuat dilakukan Kapolres Way Kanan Lampung, AKBP Budi Asrul Kurniawan, diakui bersangkutan telah khilaf dan menyampaikan permohonan  maaf.

AKBP Budi Asru Kurniawan di kantor IJTI Lampung menjelaskan, Tuhan itu tidak menciptakan segala peristiwa itu secara kebetulan semua itu sudah melalui rahmatnya namun tidak berarti tiada salah yang tidak dimaafkan meski karakter saya seperti ini bermasalah dengan emosi semua yang saya katakan itu benar, dan bukan berarti wartawan saat tugas peliputan tersebut tidak salah.

“Saya sempat mengatakan tolong jangan merekam namun sangat disayangkan masih ada yang merekam dan saya tidak akan mempermasalah, ujarnya seperti dikuti Tribunlampung.

Merasa tanggung jawab atas kesalahaannya, Kapolres Way Kanan berkali – kali meminta maaf kepada yang bersangkutan yakni wartawan Radar TV Dedy Tornando dan Dian Firasta wartawan online Tabikpun.com bukan karena perintah siapa – siapa secara pribadi bahwa dirinya khilaf tentang perkataan kotoran hewan tersebut.

“Saya salah, kalau ada yang mau menuntut kemana pun dipersilakan dan sebaliknya AKBP Budi tidak akan menuntut karena bagian dari kebebasan berdemokrasi,” kata dia.(*)

 

Komentar

News Feed