oleh

Pedagang Kembali Geruduk Kantor Wakil Rakyat Tetap Tolak Pembangunan Pasar

MATARAKYAT- PALOPO  | Penolakan warga bersama para pedagang pasar Andi Tadda Kota Palopo hinggar kemarin (28/8) masih berlanjut. Puluhan massa kembali turun kejalan lakukan orasi menyampaikan aspirasinya.

Dalam selebarannya, massa aksi menuturkan bahwa, Indonesia telah merdeka kurang lebih dari tuju puluh dua tahun namun masih banyak warga negara yang tidak merasakan arti dan hakikat kemerdekaan.

Usai berorasi di pelataran Pasar Tradisional Andi Tadda, massa melanjutkan aksinya, menuju kantor DPRD Palopo. Mendengar aspirasi warga juga pedagang. Anggota DPRD Palopo, Bakri Tahir dari fraksi partai Amanat Nasional (PAN)  mengatakan, jika kajian amdalnya tidak ada maka dapat dipastikan pekerjaan itu akan dihentikan.

” Jika kajian Amdalnya tidak ada maka kita di Komisi II Palopo akan merekomendasikan untuk dihentikan.” ucap Bakri Tahir.

Dalam diskusi diruangan Aspirasi DPRD Palopo, bersama dengan para warga dan pedagang, dihadiri sejumlah anggota Legislatif,Abd.Jawad Nurdin, Misbahuddin, Bakri Tahir, Abd. Rauf Rahim, kadis Perdagangan, Kadis PU, Camat Wara Timur, dan Lurah Pontap.

Sekedar diketahui, rapat dengar pendapat hari ini, Senin 28/08/2017, di istirahtakan pukul 12:00 wita dan akan dilanjutkan pada pukul 14:00 wita bersama pihak terkait, guna mencari solusi.

Liputan : Ardhan

Komentar

News Feed