oleh

Kasi Kurikulum Disdik Lutra Akui Banyak Laporan Soal Maraknya Pungli di Sekolah

MATARAKYAT_LUTRA – Pasca anggota DPRD Lutra, Karemuddin, berkoar-koar terkait adanya laporan adanya pungutan sertifikasi guru, kini satu persatu pungutan liar di sekolah mulai terbongkar.

Bahkan, Kasi Kurikulum Disdik Lutra, Suharto, sendiri mengakui banyak laporan terkait Pungli yang dia terima.

Banyaknya laporan terkait maraknya pungli di dunia pendidikan ini, membuat kasi kurikulum geram.

Suharto mengaku, laporan dari berbagai pihak akan segera ditindak lanjuti.

Seperti adanya guru yang mengadu ke anggota DPRD karena sering dilakukan pemotongan dana sertifikasi.

Selain itu, kata dia, ada juga guru honorer yang tidak mau disebut namanya, melaporkan kalau di sekolahnya, siswa sering dimintai uang sebesar Rp50.000 per triwulan, dengan alasan untuk menggaji guru honorer di sekolah tersebut.

Suharto menegaskan, bahwa apa yang dilakukan oknum kepsek tersebut, tidak punya dasar hukum. Makanya pihaknya telah memasang spanduk bebas pungutan di semua SD dan SMP di Lutra.

“Jika terbukti ada yang melakukan itu, maka kami akan laporkan ke pimpinan untuk dievaluasi,” tegasnya.

Liputan: Rama | Editor: Zhakral.

Komentar

News Feed