oleh

Paket Prabowo – Yusril Cara Menang di Pilpres 2017

MATARAKYAT-JAKARTA | Jokowi akan tetap mendapat pesaing di Pilpres mendatang yaitu Prabobo Subianto, Ketua partai Gerindra. Tandemnya bukan orang sembarang tapi tokoh politik, pakar hukum, pemilik pendirian kokoh, punya basis pemilih  ia adalah Yusril Ihza Mahendra.

Partai besutan Yusril, Partai Bulan Bintang (PBB) mengisyaratkan bakal mencoba menyandingkan Prabowo Subianto dengan Yusril Ihza Mahendra sebagai capres-cawapres pada Pilpres 2019.

Hal ini emungkinan terjadi jika nantinya langkah PBB mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK) terkait syarat ambang batas pencalonan presiden 20-25 persen, tak membuahkan hasil maksimal.

“Namun jika elektabilitas Yusril sangat tinggi, tetap akan diusulkan sebagai calon presiden,” ujar Sukmo Harsono, Ketua Bidang Pemilihan Presiden DPP PBB kepada media kemarin.

Sukmo menambahkan, dua rencana kami tetap memastikan Pak Yusril maju baik sebagai capres atau calon wakil presiden.

Ditanya soal Yusril akan coba dipasangkan dengan siapa, Sukmo menjawab jika kemungkinan dengan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto.

“Mungkin dalam Mukernas Oktober mendatang kami akan memutuskan tidak mendukung Presiden Jokowi dalam Pilres 2019,” ucapnya.

Sukmo mengaku terlibat aktif dalam Koalisi Merah Putih (KMP) dan banyak berinteraksi dengan Prabowo pada Pemilihan Presiden 2014 lalu.

“Jadi saya paham kelebihan dan kekuranganya. Karena itu menempatkan Pak Yusril berpasangan dengan Prabowo adalah cara menang dalam pertarungan Pilpres 2019,” pungkas Sukmo.

Liputan : ( Yudhi/ gir)

Komentar

News Feed