oleh

Digerebek, Isteri Anggota Polisi Diembat Kasatlantas

MATARAKYAT РKENDARI | Pagar makan tanaman, pribahasa ini pantas disinonimkan atas perlakuan dilakukan salah seorang polisi di lingkungan Polda Jambi, AKP Hilman, SE,  Kasat Lantas Polres Muaro Jambi, melakukan perselingkuhan dengan Ibu Bhayangkari benama Puput Widianata Anggraeni, istri rekannya sesama Polisi yaitu Bripka Sutrisno Wijayanto yang menjabat Ba Sat PJR Dit Lantas Polda Sultra.

Hubungan terlarangnya tercium oleh masyarakat dan dilaporkan pada Kabid Propam Polda Sultra AKBP Agoeng Adi Koerniawan, SH. Berbekal laporan itu, polisi bergerak cepat dengan melakukan penggerebekan ketika keduanya sedang berduaan di salah satu hotel di Kendari.

Dilansir dari nfoteratas berikut kronologi lengkap proses penggeebak terhadap AKP Hilman yang dipimpin langsung oleh Kabid Propam Polda Sultra AKBP Agoeng Adi Koerniawan, SH.

Hari pertama minggu 23 Juli 2017 polisi berhasil memantau AKP HILMAN, SE ketika tiba di bandara Haluoleo Kota Kendari, dia langsung dijemput oleh Puput Widianata Anggraeni.

Setelah itu keduanya kemudian menuju rumah makan dan setelah itu ke hotel Same Kota Kendari, mereka menginap di kamar 257 lantai 5. Untuk memantau pergerakannya anggota Subbid Paminal Bidpropam yang dipimpin Kabid Propam juga memesan kamar di Hotel Same tepat di samping kamar 257 tempat mereka berdua menginap.

Sebelum penggerebankan dilakukan, Puput keburu keluar kamar untuk pulang, akhirnya hari itu gagal. Hari kedua Senin 24 Juli 2017, tepat siang hari dua wanita misterius terlihat memaski kamar AKP Hilman, tak lama kemudian mereka bertiga keluar meninggalkan hotel.

Masih pada hari yang sama sekitar pukul 15 .00 AKP Hilman terlihat memasuki kamarnya dengan sang pacar Puput Widianata Anggraeni. Tidak mau menyia-nyiakan kesempatan akhirnya polisi langsung melakukan penggerebekan.

Ketika kamarnya diibuka, keduanya terlihat sedang berdua dengan penampilan tidak senonoh. Merekapun digelandang ke kantor Propam Polda Sultra.

Kabar penggerebekan perselingkuhan anggota Polri tersebut menyebar di media sosial, tak ayal netizen mengecam dan mengutuk perbuatan asusila yang dilakukan oleh seorang public figure itu.

Publik berharap Propam menindak tegas anggotanya agar menjadi pelajaran dan peristiwa memalukan itu tidak terulang khususnya di lingkungan Polri.

Laporan : Yudhi/ AGS

Komentar

News Feed