oleh

Kades Bungapati Dituding Perdayakan Pungli

MATARAKYAT_LUTRA – Markus Kepala desa Bungapati, Kec. Tanalili Lutra, diduga melakukan pemungutan liar (PUNGLI) terhadap masyarakat terkait pengurusan sertifikat prona, hal ini diungkapkan Milson mantan kepala desa Bungapati saat melapor kepada pihak DPRD, Senin (04/09/17) pagi.

Milson mengatakan, kepala desa Bungapati memungut biaya kepada masyarakat sebanyak 100 sertifikat se nilai Rp 650.000 per penerima manfaat.

Dijelaskannya, pada saat pengukuran atau pembuatan sertifikat prona sekitar bulan desember 2015 lalu kepala desa lakukan hal tersebut.

Sementara kata Milson, total jumlah uang yang dipungut dari masyarakat Rp 65.000.000 juta, ucapnya.

“Markus juga memberikan tambahan 30 sampai 50 sertifikat tetapi sampai sekarang tidak ada yang diterbitkan, beber Milson.

Sementara itu, Karemuddin selaku ketua komisi III DPRD Luwu Utara menambahkan, bahwa itu pelangaran yang dia lakukan kepala desa Bungapati karena melakukan pemungutan tanpa ada aturan yang mengatur, tandasnya.

Liputan: Rama | Editor: Zhakral.

Komentar

News Feed