oleh

Rusuh di Room Karaoke Defina Majene, Akibat Minuman Alkohol

MATARAKYAT-MAJENE | Tak mengenal suasana lebaran, rusuh kelompok pemuda terjadi di depan Defina Karaoke dinihari (3/8). Sukardi, seorang warga Garogo Selaran, mengalami luka berat akubat tusukan botol minuman ketas dan masih menjalani perawatan medis RSUD Majene.

Kronologis kejadian penikaman ini berawal sekitar pukul 02.00 wita  di Dafina Karaoke terjadi tindak perkelahian antara pemuda yang sedang karaoke di room Gigi yakni Sukardi dan kawan-kawan dengan pemuda  di room Noah hingga kini belum diketahui identitas tapi tak sulit sebab identitas tertinggal di resepsionis.

Menutur Sukardi, dirinya bersama tujuh orang temannya sedang berkaraoke di room Gigi dan tak lama kemudian salah seorang pemuda dari room Noah masuk ke dalam room Gigi untuk minum minuman keras sambil bolak balik sebanyak dua kali.

Pada saat  waktu karaoke  habis, Kali, teman  Sukardi  keluar menuju ke room Noah tetapi pada saat itu salah seorang pemuda dari room Noah langsung memukulnya sampai terjatuh.

Sukardi lalu menyusul keluar ke room Noah untuk mengangkat temannya sambil bertanya kenapa temannya pukul tetapi semua orang di dalam room tersebut menjawab tidak ada yg memukul padahal Sukardi melihat langsung temannya di pukul.

Mendapat jawaban tak sesuai,jadi Sukardi marah sambil menunjuk ke arah orang pelaku pemukulan dan tiba-tiba orang tersebut keluar dari room dan langsung memukul Sukardi.

Perkehalian tak seimbang ini membuat Sukardi melarikan diri keluar dari Defina Karaoke dengan bebetapa bagian tubuhnya luka setelah 15 orang dalam room Noah menggebuknya Sukardi dan tiga lainnya.

Saat berada di depan Defina Karaoke, Sukardi berusaha menahan tumpangan namun nahas sebab mobil lmobil tersebut adalah milik kelimpok “Noah” tadi saat tejadi berkelahi di room karaoke dan mobil tersebut nyaris saja menabrak Sukardi.

Menyelamatkan diri, Sukardi berlari ke tempat kos di belakang kampus UT ( Universitas Terbuka ) dan masyarakat mengantar Sukardi ke Puskesmas Lembang lalu dirujuk ke RSUD Majene akibat luka cukup parah dengan tikaman botol minuman keras dideritanya.

“Sukardi masih menjalani perawatan intensif paramedis RSUD Majene sementara pelaku masih terus dalam pengejaran petugas kepolisian Polres Majene,” tulis Kabid Humas Polda Sulbar , AKBP Andi Mashurah, dalam realise.

Laporan : Yudhi

Komentar

News Feed