oleh

Inilah Pembunuh Karyawan BNN Lido, Ternyata ?

MATARAKYAT-JAKARTA | Tak lebih tujuh kali 24 jam pengejaran aparat kepolisian terhadap pelaku pembunuhan terhadap seorang Pegawai Badan Diklat BNN Lido, Indera Keswari di rumahnya Perumahan River Valley, Desa Palasari, Cijeruk, Kabupaten Bogor. Pelaku adalah suami korban bernama Akbar, dirangkap d Batam, Kep. Riau.(5/9).

Polisi sejak awal mencurigai bahwa pelaku adalah suami korban sendiri,  pasalnya saat kejadian, sang anak yang masih balita berlari ke rumah tetangganya dan berteriak-teriak bahwa orang tuanya sedang berantem, beberapa saat kemudian tetangga korban melihat Akbar meninggalkan rumah dengan tergesa-gesa.

Walaupun kecurigaan mengarah kepada Akbar namun polisi hingga kini masih enggan mengeluarkan statement resmi kasus itu. Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Yusri Yunus, beralasan dugaan tersebut masih didalami penyidik.

“Itu kan dugaan, masih didalami. Kalau polisi, harus dengan bukti dan fakta. Kalau sudah terungkap akan disampaikan,” ujar Yusri kepada media.

Seperti diberiberittetangga korban termasuk salah seorang petugas kemanan setempat mengaku mengenal baik keluarga korban, bahkan dia mengatakan bahwa suami istri itu sering terlihat bertengkar atau cekcok mulut.

“(Sering) berantem, kadang istrinya mau berangkat nih, dia (suami) jalan, suaminya di mobil udah kelihatan berantem, kelihatan kayak mau ditabrak kadang-kadang kalau di depan berantem. Itu saya lihat sendiri,” kata seorang petugas kemanan di komplek perumahan River Valley, seperti dikutif dari kumparan.

Dia juga mengatakan bahwa beredar desas desus di lingkungan sekitar, pasangan tersebut berselingkuh dengan orang lain. Dia mengaku mendengar kabar ini dari para tetangga.

Sebelum kejadian pembunuhan, keduanya sering terjadi pertengkaran diduga Indra memiliki PIL sebagai selungkugan di facebook. Hingga motif teranyar jika pembunuhan karena cemburu.

Saat ditemukan di rumanya, Indera Keswaran diterbujur kaku dan disangka hanya pingsan. Ketika warga mulai berdatangan baru diketahui jika Ia telah meninggal dengan luka dibagian punggung.

Akbar sendiri hanya bisa bernafas lega sepekan sebelum petugas membekuknya di Batam. Keluarga pelaku mengakui jika keluarga ini sering cekcok bahkan dibarengi kekerasa diantara mereka.

Kini, polisi telah menggeledah kediaman Akbar untuk mencari barang bukti senjata yang digunakan menghabisi Indera malam tadi (6/9) dan memeriksa dua kerabatnya.

Laporan : Edho/ ags

Komentar

News Feed