oleh

Vape Banyak Dikonsumsi Anak-Anak. Ini Akan Dilakukan Menkes

MAYARAKYAT-JAKARTA | Rokok elektronik jeneis vape menjadi pemandangan sehari-hari terlihat digunakan baik orang dewasa dan terakhir ikut dinikmati anak anak. Menteri keseharan akan mengusulkan larang peredaran ke Menteti Perdagangan.

Menteri Kesehatan (Menkes) Nila F Moeloek pun belakangan ini bereaksi adanya video melibatkan anak-anak mengisap vape beredar luas. Menurutnya, apabila nyatanya ditemukan banyak anak-anak menggunakan vape maka pihaknya meminta Kementerian Perdagangan (Kemendag) melarang penjualan rokok elektrik berikut juga cairannya.

Nila juga tidak menutup kemungkinan akan melakukan komunikasi dengan Menteri Perdangangan (Mendag) Enggartiasto Lukita, untuk melarang peredaran vape di Indonesia. Asalkan banyak anak-anak yang menggunakan rokok elektrik tersebut.

“Kami lewat Whatapps juga bisa bilang pak tolong dong itu rokok elektrik jangan ada lagi, ini untuk masa depan negara Indonesia,” katanya (11/9) kepada media.

Nila mengaku sebetulnya pada saat Kemendag dipegang oleh Rahmad Gobel dan Thomas Lembong dirinya sudah berkirim surat, untuk meminta rokok elektrik ini dilarang penjualannya. Bahkan dipegang Enggartiasto Lukita juga pernah mengirimkan surat. Namun belum juga ditanggapi.

Dengan merokok elektrik paru-parunya akan rusak dan akhinya anak-anak menjadi tidak produktif.  Oleh sebab itu dia berharap para orang tua mengawasi anak-anaknya yang masih di bawah umur, untuk tidak mengkonsumsi rokok elektrik tersebut.‎ 

‎Sekadar informasi, dari video yang beredar luar di media sosial tampak di video itu dua orang anak sedang mengulas tentang liquid yang baru mereka dapatkan.

“Ini asli enak, enak. Beli di Amerika,” kata anak pertama.

Anak yang kedua membantu memegang vape sementara temannya meneteskan liquid. Mereka pun bergantian menghisap vape dan menunjukkan kebolehan mereka membentuk ragam rupa asap vape.‎

Liputan : Noor

Komentar

News Feed