oleh

Benahi Dampak Lalin di Perkotaan, Kemenhub Sertifikasi Penilai Andalalin

MATARAKYAT-BALIKPAPAN | Hiruk pikuk kota besar di  Indonesia sudah terlihat dampaknya pada pergerakan lalu lintas di suatu Kota. Balikpapan sebagai kota termaju di Kalimantan juga tidak terlepas pada permaslahan lalu lintas.

Tumbuhnya suatu kota tidak terlepas pada hadirnya bangunan, permukiman, dan infrastruktur dan kalau tidak diantisipasi maka akan memberikan dampak luar biasa. Sehingga tentu peran Andalalin sangat diharapkan.

Kami sangat berterima kasih kepada Kemenhub yg sudah menggelar kegiatan di Balikpapan, karena tentu akan membantu kami. Soalnya sampai saat ini kami baru punya 1 orang team penilai, ujar Ir.H.Salman Lumoindong, MM, Kadishub Prov. Kalimantan Timur saat memberikan sambutan selamat datang.

Lanjut menambahkan bahwa minimnya tenaga penilai juga akan memperlambat lahirnya rekomendasi andalalin. Saya punya Bandara dan sampai saat ini belum turun rekomendasi dokumen andalalinnya, ujar  Kadishub Kaltim menambahkan.

Kegiatan sertfikasi penilai andalalin diikuti peseeta dari Dishub, Balai Jalan, keposian, BPTJ dan BPTD dilaksanakan di  hotel Grand Tjokro Balikpapan mulai dari tanggal 13 – 15 september 2017 dan  dibuka langsung oleh Direktur Lalu Lintas Perhubungan Darat Pandu Yuniato, ATD., M.Sc.

Dalam sambutannya Pandu Yunianto menyambut baik dilaksanakannya kegiatan sertifikasi penilai hasil Andalalin. “Saya menyambut baik kegiatan ini dan berharap bahwa teman teman akan melaksanakan tugas dengan baik karena nantinya sudah memiliki kompetensi dan secara hukum syah dan telah diakui sebagai penilai.

Disamping itu penyusun andalalin juga harus memiliki sertfikasi, jadi dalam hal andalalin bukan hanya sekedar persyaratan saja, olehnya tenaga yang memilki kompetensi sangat penting sebagai wujud pertanggung jawaban atas hasil yang telah direkomendasikan terhadap penanganan dampak lalu lintas dari suatu pusat pusat kegiatan seperti bangunan, permukiman atau infrastruktur. Ujar Pandu yang juga salah satu lulusan STTD Bekasi.

Pelaksanaan Andalalin adalah merupakan amanah UU no 22 Tahun 2009. Untuk itu dalam implementasi Andalalin ini adalah sama halnya dengan Amdal dan merupakan salah satu persyaratan untuk mendapatkan Izin Mendirikan Bangunan. Saya sering mendengar kalau Andalalin ini tidak penting dan seolah olah Andalalin adalah izin dan menghambat, ini adalah pemahaman yang salah.

Andalalin ini adalah amanah UU dan disusun oleh tenaga ahli yg memiiki kompetensi, andalalin ini adalah salah satu persyaratan untuk mendapatkan IMB, jadi hakikatnya Andalalin adalah sudah disiapkan sebelumm IMB terbit.bukan bangunan sudah jadi baru dibuat dokumen Andalalinnya. Ujar Pandu.

Lanjut Pandu juga mengatakan bahwa berkembang di luar adalah mengurus rekomendasi dokumen andalalin biayanya mahal,. Ini patut saya luruskan kalau biaya rekomendasi Andalalin hanya biaya PNBP yg sudah diatur dalam ketentuan PNBP.

Tahapan penyiapan dokumen andalalin dilaksanakan oleh Konsultan, olehnya kalaupun ada biaya cukup besar itu adalah menjadi  bagian ranah konsultan, olehnya nantinya kita juga akan cek apakah biaya sudah sesuai ketentuan dalam biaya penyusuanan dokumen andalalin, ujar Pandu.

Dalam kesepmatan ini hadir juga beberapa kepala Balai pengelola Tranaportasi Darat untuk mengikuti kegiatan ini. Memang untuk kegiatan kali ini semua kepala Balai diundang ikut karena mereka akan langsung bersentuhan dengan kondisi dilapangan.

Oleh karenanya permasalahan Andalalin tentu kita harapkan bisa langsung ditindaklanjuti dengan lebih cepat karena sekarang sudah terdapat 25 balai pengelola transportasi darat yang merupakan perpanjangan tangan kementerian perhubungan di daerah ujar Handa Lesmana Kasubdit Andalalin yg juga selaku ketua Pelaksana kegiatan.

  1. Liputan : BN

Komentar

News Feed