oleh

Ancam Tampar Wartawan, Kapolda Sulbar Jangan Diam

-Daerah-1.752 views

MATARAKYAT- MAMUJU | Kasus pengancaman wartawan untuk ditempeleng oknum polisi di Polda Sulbar saat penjemputan Kapolda Sulbar, Brigjen Baharuddin Djafar, diminta agar kasus ini ditindak lanjuti pada proses hukum.

Desakan ini disampaikan Ketua Jurnalis Online Indonesia (JOIN) Sulsel, Rifai Manangkasi dalam keterangan pers hari ini (15/9). Menurut Rifai, prilaku oknum polisi dimaksud tidak menggambarkan jiwa pengayom dan pemberi rasa aman kepada warga termasuk jurnalis.

Agar tidak menjadi preseden buruk pelecehan teman di lapangan maka diminta atasaoknum polisi itu dapat memproses hukum sebab telah melanggar UU No.   2/2002 tentang Kepolisian.

“Jika tidak dilakukan maka kuatir kami akan menjadi preseden buruk dan mencederai hubungan baik yang selama ini terjalin,” ujar Rifai.

Lanjut dijelaskan, tindakan bernuansa pelecehan profesi jurnalis ini sangat disesalkan apalagi pengancaman akan menempeleng jurnalis. “Kondisi sekarang beda, mana ada orang mau ditampar gratis, enak aja,” tambahnya.

Liputan : Noya

Komentar

News Feed