oleh

Deng Ical “Bongkar” Masalah Dialami Makassar

MATARAKYAT-MAKASSAR -| Kondisi perekonomian dan sosial kota Makassar, diungkap Wakil Wali Kota Makassar, Dr Syamsu Rizal atau akrab disapa Deng Ical, usai melaksanakan salat Jumat di Masjid Jami Al Ittihad, Jalan Toddopuli VII, Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala, Makassar, Jumat (15/9/2017).

Deng Ical menyampaikan beberapa hal tentang situasi Kota Makassar dan salah satunya adalah tingkat pertumbuhan ekonomi di Kota Makassar.

“Tingkat pertumbuhan ekonomi Makassar luar biasa tingginya yang mencapai 7,9 persen dan itu paling tertinggi di Indonesia,” kata Deng Ical sapaan Wawali Makassar.

Bahkan, kata Deng Ical,  Presiden Jokowi baru-baru ini mengatakan bahwa tingkat pertumbuhan ekonomi Makassar itu mengalahkan Tiongkok dan Jepang.

“Pendapatan perkapita kita saat ini sudah menembus angka Rp 87 juta per tahun dan per orang. Jadi, kalau dirata-ratakan ini dibagi 12 bulan berarti kurang lebih Rp 7 juta perorang dan per bulan,” ujar pria berlatar doktor pendidikan kebijakan publik dan Ketua PMI Makassar ini.

Dibalik pertumbuhaan ekonomi Makassar yang cukup tinggi, ujar Deng Ical lagi,  ternyata ada permasalahan  belum terselesaikan hingga saat ini yaitu kesenjangan sosial atau gini rasio yang juga luar biasa tingginya. Hampir menembus 0,43 persen dan itu juga paling tinggi di Indonesia.

Lebih dikatakan, memang pertumbuhaan ekonomi Makassar meningkat namun tetap saja masih ada permasalahan-permasalahan di Masyarakat yang belum terselesaikan dengan baik.

Menurutnya, untuk mengatasi hal tersebut yang perlu dilakukan adalah bagaimana membuat masyarakat merasa nyaman tinggal di Makassar.

“Dan itu bisa dilakukan apabila kita semua sadar bahwa tidak ada yang lebih penting dari apapun juga kecuali kita bisa saling memahami, mengerti, dan menghargai satu sama lain,” katanya lagi.

Liputan : Yudhi

Komentar

News Feed