oleh

BPOM Kembali Geledah PT PBF Bongkar Peredaran Pil Zombie

-Metro-1.098 views

MATARAKYAT-MAKASSAR | Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Sulawesi Selatan (Sulsel), berhasil mengamankan 29 ribu butir pil PCC (Paracetamol Caffeine Carisoprodol) di  lokasi Pedagang Besar Farmasi (PBF) PT Sehat Sejahtera Farma di Jalan Korban 40 Ribu Jiwa Makassar, Jumat lalu.

Kembali BBPOM Sulsel bekerja sama dengan BBPOM Republik Indonesia(RI) dipimpin Roby, Kepala Seksi Inspeksi Prekursor BBPOM RI kembali melakukan penggeledahan.

BPOM RI menurunkan langsung 3 Satgas Pengawas Penyalahgunaan Obat (PPO) untuk memeriksa PBF, yang memperjual belikan 29 ribu PCC.

“Kami cuma periksaan rutin, terkait proses dan pengelolaannya aja. Kami sudah tindak lanjuti sesuai dengan perintah atasan”terang Roby, Kepala Seksi Inspeksi Prekursor BBPOM RI, sesaat setelah melakukan pemeriksaan selama 7 jam di dalam lokasi PBF PT Sehat Sejahtera Farma.

Untuk produksi PCC sendiri, BBPOM belum menemukan indikasi terkait obat tersebut diproduksi di Makassar. “Ngga ada Indikasi obat tersebut diproduksi disini” tambah Robby.

Pengecekan ini juga untuk mencari obat berbahaya yang diperjual belikan oleh distributor resmi ini. Karena diduga PBF masih mengedarkan obat berbahaya yang telah dilarang untuk diedarkan tersebut.

Saat ini, 29 ribu butir pil PCC yang ditemukan di PBF PT Sehat Sejahtera Farma sudah dibawa dan disita di kantor BPOM Sulsel.

Pil PCC atau pil zombie sendiri sudah dinyatakan obat ilegal karena izin edarnya sudah dicabut sejak tahun 2013. Pengguna obat tersebut juga dianggap sangat berbahaya karena membuat pengguna berhalusinasi.

Sebelumnya, seorang siswa SD dan seorang remaja di kota Kendari, Sulawesi Tenggara, tewas setelah mengkonsumsi pil PCC.

Bukan hanya korban tewas, ada juga sekitar 60 remaja berusia 15-22 tahun yang berasal dari Kendari harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami overdosis.

Fungsi dari pil PCC sendiri adalah sebagai obat penghilang rasa sakit dan kerap digunakan untuk penderita penyakit jantung.

Liputan : Noya

Komentar

News Feed