oleh

Kadis Pendidikan Makassar Talekang Politisasi Guru

MATARAKYAT-MAKASSAR | Politisasi guru dan orantua murid-siswa terus dilakukan menjelang Pilwali Makassar. Info teranyar, formolir surat dukungan bertebaran dengan penyataan akan mendukung Danny Pomanto dan Ismunandar sebagai kontestan.

Belum didapatkan klarifikasi dari Kadis Pendidikan apakah dirinya benar mempergunakan guru dan oratua siswa dalam memuluskan ambisi pribadinya di politik praktis.

Namun, sebelumnya Ismunandar telah berkoar-koar sebagai paket Danny Pomanto bahkan puluhan baliho dirinya bersama Danny bertengger di beberaoa ruas jalan.

Pernyataan Ismunandar sempat memantuk reaksi Ketua Komite SDN Inpres Maccini Sombala 1 yang juga Sektetaris Komite SMA 17, Bachtiar Adnan Kusuma menyesalkan pernyataan Kadis Pendidikan Kota Makassar, Ismunandar yang mencoba menggiring para guru-guru dan Kepsek di arena politik praktis.

Pernyataan dan klaim Ismunandar bahwa ada 40 ribu guru siap mendukungnya menjadi Wawali di Makassar adalah pernyataan keliru dan cenderung bombastis bahkan fimtif sebab jumlah tidak dwmikian.

Selain jumlah guru tidak signifikan dengan jumlah pernyataannya, juga keliru menggiring guru-guru mendukung syawaf politiknya.

” Jangan tarik-tarik guru ke pusaram politik praktis, selain bertentangan dengan Undang-Undang ASN, sebagai PNS maupun calon PNS guru bukan lagi saatnya dipolitik-politikkan”, kata Ketua Harian ECC Makassar ini.

Sementara Ketua Forum Orang Tua Siswa Makassar, Herman Hafied Nassa, menyesalkan pernyataan Kadisdik Makassar yang memanfaatkan guru-guru untuk mendukung dirinya menjadi calon walikota Makassar mendampingi DP.

” Logika apa yang dipakai Ismunandar, DP bisa kuat kalau didukung Parpol dan pimpinan parpol takkan mungkin memberi dukungan partainya kalau pendamping DP bukan dari partai pendukungnya,” kata Herman.

Karena itu, Herman meminta Kadisdik Makassar, jangan libatk-libatkan guru.” Mana basis Ismunandar, memangnya guru mau digiring-giring,” kata Herman, Rabu 13/9 di Makassar.

Belakangan bukan lagi lisan bahkan menyebar surat pernyataan dukungan kepada dirinya dan mengumpulkan ratusan guru tanpa diketahui sumber dana digunakan. Hingga sangat perlu untuk ditelisik aparat hukum.

Peliput : Noya

Komentar

News Feed