oleh

Wanita Dengan CD Ditemukan Berlumuran Darah Dalam Kamar Hotel

-Daerah-2.072 views

MATARAKYAT- Penghuni dan warga sekitar hotel Parma Paus, Jalan Paus Pekanbaru digegarkan  penemuan mayat wanita penuh darah di dalam kamar nomor 137, kemarin (17/9/2017). Korban ditengarai korban pembunuhan dengan luka akibat kekerasan di tubuhnya.

Dari kartu identitas  ditemukan, korban bernama Cici Anisa Wahab, warga Jalan Wijaya, Kelurahan Kedung Sari, Sukajadi, Pekanbaru.

Jasad korban yang diduga dibunuh tersebut pertama kali ditemukan oleh Afandi, petugas keamanan hotel sekitar pukul 12.15 WIB, saat mendapat instruksi dari Bunga, selaku petugas receptionis hotel untuk melakukan pengecekan terhadap tamu kamar 137 yang akan cek out ataupun yang akan memperpanjang sewa kamar.

Saat Afandi mengecek  kamar 137 dan mencoba menggedor pintu kamar, tidak mendapatkan jawaban ataupun respon dari penghuni kamar. Namun dari dalam kamar tersebut Afandi mendengar suara TV yang sedang menyala.

Afandi selanjutnya membuka pintu kamar dengan menggunakan kunci master (kunci yang bisa membuka semua kunci pintu kamar).

Ketika berhasil masuk ke kamar, betapa terkejut melihat jasad Cici telentang di atas tempat tidur dalam keadaan muka tertutup bantal dan hanya menggunakan celana dalam. Kasur tersebut juga terlihat berlumuran darah.

Wakapolresta Pekanbaru AKBP Edy Sumardi saat berada di TKP menjelaskan, wanita tersebut diduga merupakan korban pembunuhan.

“Kasusnya saat ini masih dalam penyelidikan. Tim identifikasi sudah melakukan olah TKP,” jelasnya seperti dikutif dari media lokal.

Jasad korban dibawa ke RSUD Arifin Ahmad Pekanbaru untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut Kepala Satuan Reserse Kriminal Polresta Pekanbaru, Kompol Bimo Ariyanto, wanita malang itu diduga kuat merupakan korban pembunuhan.

Pasalnya, ditemukan sejumlah bekas kekerasan fisik pada jenazah korban yang bersangkutan. “Diduga kuat (korban) tewas karena dibunuh.

Ada sejumlah bekas kekerasan fisik pada jasadnya. Kita masih dalami penyelidikan atas temuan peristiwa ini. Kita juga masih menunggu hasil visum dan otopsi dari rumah sakit,” ujar Bimo, kepada media (bc)

Komentar

News Feed