oleh

Nasib Pedagang Tradmo Maros Terobang-Ambing

-Daerah-1.212 views

MATARAKYAT-MAROS | Kondisi bangunan pasar Trandisional Moderen (Tradmo) Maros, telah selesai pembangunan namun hingga kini belum jelas kapan waktu dimanfaatkan oleh para pedagang pasar sentral Maros.

Saat ini, para pedagang bingung dan menunggu keputusan, apakah dipindahkan atau tidak sebab rencana tersebut, mengalami penundaan dengan ketidak pastian waktu.

Sejak awal tahun 2017, Bupati Maros HM. Hatta Rahman, dikabarkan sudah tiga kali merencanakan pemindahan pasar, alhasil hingga kini belum terealisasi.

Rencana pemindahan itu di informasikan kepada masyarakat dan pedagang sejak awal tahun ini kemudian bergeser Juni lalu tertunda ke Agustus dengan alasan pekerjaan Rumah Toko belum tuntas oleh rekanan proyek.

Kini dari Agustus, molor lagi ke Oktober 017 namun lewat pertengahan September saat ini belum juga ada tanda tanda kepastian rencana itu. Hingga kini para pedagang belum mengetahui lokasi dan tempat lapak kios yang akan digunakan termasuk pemanfaatan rumah toko.

“Kami bingung, sudah beberapa kali didata petugas daerah, namun belum mendapat kapastian tempat mana yang akan diberikan di pasar Tramo” kata Salah seorang pemilik kios pasar sentral Maros bernama Arsyad.

Sedangkan, permasalahan yang hingga kini belum diselesaikan Dinas Koperasi dan Perdagangan Maros, adalah menginventarisasi jumlah pedagang pasar sentral saat ini.

Meski tim telah melibtkan pihak Kepolisian dan Kejaksaan namun hingga saat ini Dinas Koperindag Maros sendiri belum menetapkan nama nama pedagang pasar sentral yang sebenarnya.

Sementara itu kondisi pedagang pasar sentral, beberapa diantaranya mengalami kepemilikan usaha ganda hal itu terjadi karena pemilik pertama telah mengontrakkan kios mereka kepada pedagang lain, ditambah lagi bertambahnya lapak lapak jualan


bertebaran di depan kios yang tidak terdaftar pada dokimen daftar pedagang pasar sentral, hal ini juga menunggu kepastian nasib baik.

Laporan : Jumadi

Komentar

News Feed