oleh

Polda Sulsel Bantah Bebaskan Pemilik 1 Truck Obat Daftar G

MATARAKYAT-MAKASSAR | Dugaan ALX bebas berkeliaran seementara kasus hukum yang menjerat dirinya saatPolre Gowa menggerebek salah satu gudang di Jl. Malengkeri, mendapat tanggapan Kabid. Humas Polda Sulsel.

Melalui WhatsApp Kombes Dicky Sondani membantah jika kejadian tersebut dikaitkan dengan institusi Polri. “Kasusnya sudah P21, tanyakan ke Kejaksaan kenapa bisa bebas,” tulis Dicky Sondani.

Sementara Kasi. Penerangan Hukum Kejati Sulsel, Salahuddin  belum memberikan klarifikasi apa pertimbangan hingga ALX harus ditangguhkan penahanannya. Pesan WhatsApp belum dibaca.

Seperti diberitakan, pengerebekan satu truck obat-obatan terlarang oleh Polres Gowa pertengahan Juli 2017 lalu salah satu Ruko di Jl. Malengkeri, tetap berlanjut proses hukumpenyelesaian kasus tersebut tapi pemiliknya, ALX kini menghirup udara segar bahjan ditengarai kembali menjalankan aksi.

Kasus penangkapan ALX dilakukan Polres Gowa yang mengembangkan kasus yang dalam penyidikan. Polisi saat itu berhasil menangkap tiga orang termasuk pengusaha mata sipit, ALX.

Mengingat Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada dalam wilayah hukum Polrestabes Makassar pihak penyidik melimpahkan kasus ini ke Polda Sulsel untuk proses hukum selanjutnya. Kini, kasus telah dinyatakan P21 oleh JPU.

Hingga berita ini tayang, ALX belum juga bisa dimintai klarifikasi sebab SMS tidak dibalas dan handphone terus bernada sibuk, untuk dimintai konfirmasi ihwal beberapa tudingan dialamatkan kepadanya.

Liputan : Wahyudi

Komentar

News Feed