oleh

Hebat, Satu Laporan 10 Motor Curian Diungkap Polres Mamuju

MATARAKYAT-MAMUJU- Belum sepekan menjabat Kapolres Mamuju, AKBP Rivai Arvan membongkar sindikat Curanmor dalam wilayah hukum tugasnya. Aksi Curanmon menjadi skala proritas pengungkapan.

Sebelum menerima jabatan sebagai Kapolres AKBp  Mohammad Rivai Arvan, mendapatkan informasi jika di Wilayah hukum Polres Mamuju marak terjadi pencurian sepeda motor (curanmor) sehingga mewanti-wanti Kasat Reskrim AKP Jamaluddin bersama unit khusus Resmob menjadikan prioritas dalam pengunkapannya.

Satreskrim menerima perintah berhasil mengungkap pelaku dan puluhan barang bukti. Berawal dari Kasus Curanmor sesuai LP/255/VIII/2017 tgl 17 Juli 2017 dilaporkan AW telah kehilangan seepeda motor Honda Supra FIT DC 2748.

Kasat Reskrim AKP Jamaluddin bersama Unit Buser Satreskrim Polres Mamuju berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dengan melakukan penangkapan terhadap AM, warga Kel. Tadui, Kec. Mamuju, yang diduga pelaku Curanmor sekaligus selaku penadah hasil kejahatan dari beberapa sepeda motor di wilayah hukum Polres Mamuju.

Pelaku ditangkap dan diamankan pada 21 September 2017 dengan membawa dan menguasai 2 (Dua) kendaraan sepeda motor Honda balade. Setelah dilakukan pemeriksaan, pelaku tidak bisa menunjukkan data kendaraan bermotor yang dibawanya milik JF dan AR.

Terungkap modus pencurian sepeda motor dengan cara pelaku JF,  AR dan SR berboncengan  keliling-keliling  kota Mamuju, melihat ada sepeda motor selanjutnya salah satunya JF turun dan mendorong sepeda motor ketempat aman, lalu AR mengendarai sepeda motor tersebut lalu dibawa kerumah AM.

Selanjutnya motor hasil curuan dijual ke kabupaten lain dan ada beberapa TKP lain AM ikut atau turut dalam pencurian tersebut.

Di depan penyidik, pengakuan dari JF dan AR bahwa sudah sekitar 8 (delapan) unit sepeda motor dicuri oleh AM dan dijual ke kabuaten lain.

Setelah dilakukan penangkapan terhadap AM  membenarkan keterangan JF dan AR polisi melakukan pengembangan dan berhasil mengamankan 4 (empat) sepeda motor Honda Blade yang kuasai oleh AM , dan pengakuannya 5 (lima) unit sepeda motor lagi telah di jual kpd  FR

Dari hasil pengembangan penangkapan pelaku, jajaran Satreskrim Polres Mamuju diperoleh empat unit kendaraan sepeda motor tanpa dilengkapi identitas.

Atas perbuatannya melakukan tindak pidana curanmor, tersangka AM dapat dijerat pasal 363 atau pasa 480 KUHP dengan ancaman hukuman pidana selama 7 tahun penjara.

Sebagai pejabat baru, Kasat Reskrim AKP Jamaluddun mengaku, masih menyusun strategi untuk mengungkap sekitar 7-8 kasus curanmor lainnya dan mengharapkan bantuan seluruh elemen masyarakat di Mamuju.

Liputan : Yudhi

Komentar

News Feed