oleh

Bentuk Masyarakat Religius, Kodim 1415 Selayar Inisiasi Lomba MTQ

MATARAKYATMU_SELAYAR | Visi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar untuk menyukseskan terwujudnya kehidupan masyarakat yang religius dan berahlakul qarimah diinterpretasikan jajaran Kodim 1415/Kepulauan Selayar, Sulawesi-Selatan melalui penyelenggaraan lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang dirangkaikan dengan lomba Hafidz Qur’an tingkat SMA. Kamis, (28/09) pagi.

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Dandim 1415/ Kepulauan Selayar, Letkol ARM Yuwono, S. Sos., MM dihadapan dua puluh dua orang peserta lomba MTQ dan Hafidz Qur’an serta Dewan Juri lomba, yang ikut hadir bersama-sama dengan segenap anggota Kodim, pengurus Persit Kartika Chandra Kirana, jajaran Danramil dan Babinsa yang sempat hadir memeriahkan acara pembukaan lomba MTQ dan Hafidz Qur’an.

Letkol Yuwono menandaskan, “kegiatan ini merupakan wujud kontribus nyata Kodim dalam menyukseskan terselenggaranya Visi dan Misi Pemerintah Kabupaten Kepulauan Selayar dalam membentuk kehidupan masyarakat religius yang lebih sejahtera dan bermartabat”.

Event lomba MTQ dan hafidz qur’an diselenggarakan Kodim 1415/ Kepulauan Selayar sebagai salah satu media penyaluran kreativitas, bakat, potensi, dan kemampuan untuk siap ‘terlahir’ menjadi cikal-bakal qori-qori’ah masa depan.

Disamping event MTQ dan hafidz qur’an, masih sangat banyak event-event lain yang sangat mungkin, untuk dilaksanakan dalam menggali potensi serta kemampuan kaum remaja dan pelajar SMA yang tahun ini mendapat kehormatan khusus dari Kodim 1415/ Kepulauan Selayar melalui pelibatan khusus, siswa-siswi SMA sebagai peserta lomba MTQ dan hafidz qur’an.

Jika pada tahun ini, pesertanya baru dikhususkan bagi siswa SMA, SMK, dan MAN sederajat. Maka tidak menutup kemungkinan, event lomba serupa akan dilaksanakan kembali dengan memberikan kesempatan bagi masyarakat umum untuk terlibat secara langsung sebagai bahagian tak terpisahkan dari peserta lomba.

Ucapan terima kasih dan penghargaan disampaikan Letkol Yuwono, atas partisipasi dan kehadiran dua puluh dua orang peserta lomba MTQ dan hafidz qur’an dari Pondok Pesantren Babussalam, Passanderang, Matalalang, Kecamatan Bontoharu, berturut-turut utusan dari SMA Negeri 1 Benteng, SMK Negeri 2, SMA Negeri 3, SMK Negeri 5, SMA Negeri 2 dan MAN Bontoharu.

Usai menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada segenap peserta dan unsur dewan juri, Letkol Yuwono juga tak luput meluapkan rasa keprihatinan mendalam atas minimnya jumlah peserta lomba MTQ dan hafidz qur’an yang terlibat mengisi kemeriahan Peringatan hari ulang tahun TNI ke 72 tahun 2017.

Dia prihatin melihat perbandingan jumlah peserta MTQ dan hafidz qur’an yang sangat jauh berbanding terbalik jikalau dihitung dari banyaknya Sekolah Menengah Atas dan Kejuruan di daratan Kepulauan Selayar.

Idealnya, lomba ini diikuti oleh empat puluh empat orang peserta dari rincian sebelas orang peserta MTQ (Pa/Pi) dan 11 orang peserta hafidz. Sehingga totalnya mencapai dua puluh dua orang. Hal ini dinilai sangat penting artinya dalam rangka untuk mengembalikan citra religius masyarakat Kabupaten Kepulauan Selayar yang dikenal hingga ke pelosok negeri.

Letkol Yuwono berharap, penyelenggaraan MTQ dan hafidz ini dapat menjadi sebuah langkah permulaan yang cukup baik untuk menggairahkan kembali syiar Islam di Tanah Adat Selayar melalui sinergitas kerjasama instansi lain, para Ustadz, pembina Ponpes, dan lembaga-lembaga Islam lainnya yang terdapat di Kabupaten Kepulauan Selayar, pungkasnya.

Liputan : Fadly Syarif

Komentar

News Feed