oleh

Waduh ! LPM Mirip Organisasi Profesi

MATARAKYAT-MAKASSAR | Ketua LPM Parangtambung, Bachtiar Adnan Kusuma, meminta BPM Kota Makassar meninjau kembali penggunaan istilah Asosiasi LPM Kota Makassar sebagai ornanisasi 153 para ketua LPM sekota Makassar yang dinilainya kurang tepat dan bertentangan dengan AD/ART LPM sebagai organisasi nasional yang berpusat di Jakarta hingga pada level kekurahan/desa, kecamatan, kab kota di seluruh Indonesia.

Penyampaian gagasan dan usulan Ketua Join kota Makassar ini, dikemukakan di depan peserta Raker LPM Kota Makassar di Makassar Golden Hotel, Kamis 28/9 yang dihadiri Kepala Inspektorat Kota Makassar, Kabag BPM Kota Makassar Iskandar M Lewa.

Menurut BAK, LPM sebagai ormas tidaklah tepat jika pada tingkatab kota Makassar menggunakan Asosiasi LPM, sementara pada level kecamatan memakai istilah Forum Kecamatan. Sebagai Ormas, keliru kalau LPM diasosiasikan sebagai organisasi profesi, apalagi betdasarkan keahlian.

Kalau disebut sebagai asosiasi berarti LPM adalah kumpulan orang-orang yang berserikat atas dasar kesamaan keahlian dan cita-cita bersama karena ada profit oriented. LPM bukan profesi, selain para ketuanya dipilih atas dasar ketokohan dan popularitasnya di mata masyarakat, LPM tak punya ketentuan bahwa yang berhak menjadi ketua karena faktor pendidikan tinggi yang dimilikinya, melainkan karena atas dasar kemampuannya memimpin masyarakat.

 

Lebih jauh, Jubir LPM Tamalate ini, membeberkan kalau LPM disebut asosiasi berarti  lebih soesifik karena pengaturannya mengenai izin  secara sektoral dan tergantung pada kegiatan usaha atau profesi.

” Kami meminta segera meninjau kembali istilah asosiasi dan kembali pada istilah semula LPM Kota Makassar sesuai Pasal 1 AD/ART LPM kota Makassar yang menegaskan Nama organusasi Lembaga Pemberdayaan Masyarakat”, kata Bachtiar AK.

Keliru kalau LPM kota Makassar memutus mata rantai jalur komandonya dengan LPM pusat, sementara LPM Makassar terbentuk atas dasar deklarasi pembentukan LPM di Bandung, Tanggal 21 Juli 2000 secara nasional pembentukan LPM Indonesia.

Menanggapai gagasan BAK, Kabag BPM Kota Makassar Iskandar M Lewa, setuju dan segera memfasilitasi rapat koordinasi yang salah satu agendanya meninjau AD ART dan meninjau kembali istilah asosiasi.” Saya setuju sebagai dinamika organisasi, sudah saatnya meninjau kembali statuta LPM Kota Makassar.

Liputan : Yudhi

Komentar

News Feed