oleh

Terbukti Ada Pungli di Jembatan Timbang. Ini Konsekuensinya?

MATARAKYAT-MAKASSAR, Kementerian Perhubungan RI melalui Balai Pengelolaan Transportasi Darat (BPTD) Wilayah XIX Sulselbar, besok (2/10) akan melakukan lauching  penertiban dan penindakan angkutan barang di jembatan timbang.

Kementerian perhubungan hari ini tanggal 30 september  resmi melakukan penindakan pelanggaran lebih muatan dan dimensi di 26 UPPKB percontohan se Indonesia.

UPPKB Maccopa Maros adalah salah satu yg dioperasikan untuk melakukan pengawasan terhadap Over Loading dan dimensi.

Kepala BPTD Wilayah XIX Sulselbar, Benny Nurdin kepada sejumlah media saat menyambangi sekretariat JOIN Sulsel menjelaskan, jika mulai besok sudah resmi memulai penindakan yang selama ini kami hanya melakukan sosialisasi dan edukasi kepada pengemudi dan pemilik.

“Sejak kami lakukan dan pantau langsung dilapangan rata rata pelanggaran adalah lebih muatan (Over loading), ada juga pelanggaran dimensi seperti  tinggi dan jujur belakang (Rear Over hang/ROH),” ujarnya.

Lanjut dijelaskan Benny bahwa sampai saat ini pengusaha dan pengemudi rata rata melakukan pelanggaran. Olehnya momen ini akan dijadikan sebagai langkah awal penyadaran.

Sebagai Kepala BPTD yang baru berusia 2 bulan 9 hari, sudah terus melakukan pembenahan khususnya perubahan paradigma internal di UPPKB Maccopa.

Olehnya Benny berpesan kalau sudah baik
jangan lagi ada penyakit Pungli. “Saya janji kalau ada pungliyg coba coba pungli saya papuakan alias langsung mutasi ke Papua,” ujar Benny disambut tawa para petugas.

Liputan : Ullah

Komentar

News Feed