oleh

Dinas Pendidikan Sulsel Gagas Pertukaran Guru. Ini Pertimbangannya?

MATARAKYAT-MAKASSAR |Gagasan Kadis Pendidikan Sulsel, Irman Yasin Limpo mengirim guru-guru SMA 17 mengajar di luar SMA 17 di kota Makassar adalah gagasan strategis terutama menyebarkan virus keunggulan SMA 17 di sekolah yang ada di Makassar.

Pada sisi lain, guru-guru dari luar SMA 17 akan diundang mengajar di sekolah yang dikenal lembahnya para juara di Sulsel ini. Gagasan Irman Yasin Limpo disampaikan saat menerima Sekretaris Komite SMA 17 yang juga Ketua Forum Komite Sekolah Makassar, Bachtiar Adnan Kusuma bersama Bendahara Komite SMA 17 Prof Dr Ir H Abdul Latief Tolleng, M.S., Kepsek SMA 17 Drs Syamsuddin, M.Pd, Rabu 4/10 di Diknas Sulsel.

Bachtiar Adnan Kusuma, menilai gagasan Kadisdik Sulsel mengirim guru SMA 17 ke sekolah lain di Makassar adalah gagasan inovatif, dan proses pemerataan mutu pendidikan bagi sekolah yang ada di Makassar.

Karena itu, kata ketua JOIN Kota Makassar ini, pihaknya mendukung dan menjadi forum belajar sekaligus proses hearing edukasi antar guru, siswa siswi dan sekolah.

” Kami berharap dengan program tukar guru antar sesama SMA Negeri di Makassar menjadi sebuah inovasi pendidikan yang patut menjadi contoh bagi daerah-daerah lain diluar kota Makassar,” harap BAK.

Sementara Kepsek SMA 17 Syamsuddin menyambut baik gagasan Kadis Pendidikan Sulsel dan segera terwujud.” Kami bersyukur dengan tukar guru mengajar dari SMA 17 ke sekolah lain menjadi ajang belajar guru yang lebih baik untuk kedepan,” kata Syamsuddin.

Di ujung perbincangan santai, Irman Yasin Limpo berharap Komite SMA 17 melalu Bachtiar Adnan Kusuma, Prof Abd Latief Tolleng kiranya membantu pihak sekolah terutama mempertahankan mutu sebagai sekolah terbaik di Sulsel.

Liputan : Yudhi

Komentar

News Feed