oleh

Polisi Bongkar Pabrik Penyulingan Miras di Perkebunan

MATARAKYAT-BANGGAI | Petugas Polsek Toili, Polres Banggai, membongkar bisnis gelap pabrik Miras cap tikus di tengah perkebunan. Ratusan liter siap edar beserta pelaku diamankan (3/10)

Telah menjadi rahasia umum jika di perkebunan desa Mansahan perbatasan dengan Desa Benteng, Kec Toili Kab.Banggai ada praktek penyulingan Miras merek cap tikus. Anggota Polsek Toili dipimpin Kapolsek Toili Iptu Akhwan dan dibantu oleh Kades Mansahan Ruyana dan Kades Benteng, Ajam Hamid dan beberapa aparat desa melaksanakan penggrebegan pabrik miras jenis cap tikus tersebut.

Pada penggerebegan tersebut telah ditemukan barang bukti sebanyak 11 sebelas jergen sebesar 35 liter / jerge cap tikus yg sdh jadi dan 200 liter bahan dasar cap tikus yang sementara dimasak dalam drom.

Penyulingan cap tikus bertempat di perkebunan milik Kusnen dengan pelaku masing-masing Narto alamat unit 3 Kec Moilong, Samsuri warga Mansahan Kec Toili dan Marjoko juga penduduk Desa Mansahan namun ketiga pelaku berhasil melarikan diri saat penggerebekan.

Adapun BB yang dapat diamankan saat penggerebegan ditempat penyulingan adalah 1 satu jergen cap tikus sebanyak 40 liter sedangkan Barang Bukti lainnya telah dimusnahkan di TKP mengingat kesulitan untuk dibawa karena kondisi wilayah yang perbukitan dan gelap karena malam hari.

Bukan hanya di lokasi perkebunan, polisi juga menggerebek rumah Sabar, dimana ditempat tersebut dicurigai sebagai penjual cap tikus.

Dalam penggerebekan tersebut ditemukan dan disita miras cap tikus sebanyak 1 satu jergen 35 liter dan 6 kantong plastik siap jual. Mengingat pelanggaran hanya Tipiring, polri memberikan peringatan ke Sabar dan membuat pernyataan untuk tidak menjual cap tikus lagi.

Liputan : Andi Baso Heri

Komentar

News Feed