oleh

Asosiasi Penulis Berharap Ada Regulasi Memperjuangkan Buku Lokal. Ini harapannya?

MATARAKYAT-MAKASSAR | Budayawan Sulsel M. Anis Kaba dan Sekjend Asosiasi Penulis Profesional Indonesia Bachtiar Adnan Kusuma berharap ketua Komisi E DPRD Sulsel Drs H.A.Kadir Halid memperjuangkan regulasi buku lokal di Sulsel dan memberikan perhatian khusus pada penulis buku-buku berkonten lokal sekaligus memberikan perhatian nasib para pekerja buku dan para budayawan di Sulsel.

Bachtiar Adnan Kusuma(47) bersama M.Anis Kaba(76) menemui khusus anggota DPRD Sulsel dari Fraksi Golkar, Senin 9/10 di DPRD Sulsel. Menurut Ketua JOIN Kota Makassar ini, Drs H.A.Kadir Halid mampu memperjuangkan regulasi buku lokal sesuai dengan amanah Undang-Undang Sistem Perbukuan Nasional No 3 Tahun 2017 yang memberikan amanah bahwa Pemerintah Daerah memiliki kewajiban memberikan perhatian tumbuhnya sistem perbukuan nasional di daerah.

” Saya yakin dan percaya Pak Kadir Halid politisi berpengalaman dan mau memperjuangkan sistem perbukuan nasional di Sulsel,” kata Bachtiar Adnan Kusuma. Ya selain memberikan himbauan politik berupa regulasi di DPRD Sulsel perlunya Pemerintah Provinsi bersinergi dengan penulis, budayawan dan penerbit terutama menghidupkan buku-buku lokal juga pihak Pemprov membeli buku-buku para penulis lokal untuk disebarkan di seluruh perpustakaan desa, kelurahan dan kab kota di Sulsel,” jelas Bachtiar AK.

M.Anis Kaba, yakin Kadir Halid salah seorang legislator Sulsel yang ikut prihatin melihat kondisi nasib penulis lokal di Sulsel. Sementara anggota DPRD Sulsel dari Fraksi PAN sebelumnya berkanji pihaknya setuju agar penulis dan sistem perbukuan di Sulsel tetap hidup dan mendapat perhatian dari Pemprov Sulsel.

Liputan : Arman

Komentar

News Feed