oleh

Habis Gelap Terbit Resah, Tarif BPB PLN Torut “Mencekik”

-Daerah-1.172 views

MATARAKYAT-TORUT | Sudah jatuh tertimpa tangga lagi, itulah kondisi masyarakat di Desa Pitung Penanian, Kecamatan Rantebua, Kabupaten Toraja, dikarenakan sudah sekian lama mengharapkan adanya penerangan lampu dari PLN namun sampai saat ini hal itu masih tetap tidak bisa menikmati layanan PLN walaupun di desa tersebut sudah mulai ada dibuka layanan pemasangan PLN ke rumah-rumah.

Seperti yang disampaikan Siska,salah satu masyarakat dari Desa Pitung Penanian, Senin 09/10/2017 ke awak media bahwa layanan pemasangan PLN sudah masuk ke desa Pitung Penanian tapi kami sepertinya tidak akan pernah menikmatinya karena biaya pemasangan terlalu mahal.

Layanan pemasangan baru PLN ujar Siska, sudah masuk ke Desa Pitung Penanian tapi kami sangat merasa diberatkan dengan biaya terlalu tinggi yang setiap rumah dibebankan biaya Rp. 3.600.000 dan ada sekitar 72 KK yang mau mendaftar dan rata-rata masyarakat Rumah Tangga Miskin (RTM), tuturnya Siska.

Ditambahkan lagi oleh Siska bahwa dulu warga hanya bisa nikmati layanan penerangan dari pembangkit listrik dengan turbin air tapi sekarang giliran ada layanan penerangan PLN malah biayanya sangat mencekik.

Dan jika kami tidak pasang layanan PLN sekarang maka kami tidak bisa lagi nikmati layanan penerangan yang dari Turbin karena sudah akan dihentikan dan informasi tersebut disampaikan oleh kepala desa kepada masyarakat dan sudah ada yang dipasangkan meteran tapi lampunya belum menyala karena belum lunas,beber Siska.

Ditempat terpisah, Salmon dan Yuli masih warga disana mengatakan bahwa memang benar kami di bebankan biaya pemasangan sebesar Rp. 3.600.000 tiap rumah.
Hingga berita ini tayang belum diperoleh klarifikasi pihak PLN sebab WA yang dikirim ke Kabag. Humas, Rosita belum mendapat jawaban, apakah ini ulah karyawan atau instalator.

Liputan : Wildan

Komentar

News Feed