oleh

Tarif Retribusi Kebersihan dan Sampah di Torut Termahal di Dunia

-Daerah-1.456 views

MATARAKYAT-TORUT | Peraturan Daerah No.2/ 2017 tentang Kebersihan dan Persampahan yang mulai diterapkan Pemkab Toraja Utara, menimbulkan keresahan. Retribusi dinilai paling mahal di dunia.

Salah satu elemen merasakan dampak kenaikan tarif retribusi adalah sekolah. Retribusi awal ditentukan tarif Rp 5 ribu perbulan menjadi Rp 250 ribu/ bulan.

Berdasarkan penelusuran dilapangan ditemukan adanya potongan karcis retribusi yang digunakan untuk menagih kelompok pelaku usaha dengan menggunakan karcis Perda Nomor 5 Tahun 2011 yang merupakan perda lama tapi besaran tarif karcis retribusi yang di tagih menggunakan besaran tarif yang mengacu pada perda nomor 2 Tahun 2017 yang merupakan Perda baru dan yang beredar di kalangan warga termasuk sekolah.

Saat dikonfirmasi ke Dinas Lingkungan Hidup sebagai pelaksana penagihan retribusi persampahan/kebersihan tersebut,  Paris, Kabid Penataan dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup menjelaskan bahwa karcis retribusi tersebut diterbitkan oleh Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) dan akan kami sampaikan hal ini ke BAPENDA untuk diperbaiki. ” kami mengapresiasi bantuan informasi dari masyarakat kepada kami,  beber Paris kepada media, Rabu 04/10/2017

Sementara pihak Badan Pendapatan Daerah Tanah Toraja menjelaskan  karcis Retribusi Pelayanan Persampahan/Kebersihan yang mencantumkan Perda lama Nomor 5 tahun 2011 tersebut, kami masih tetap jalankan sambil menunggu cetakan karcis Perda yang baru, tutur kepala BAPENDA Toraja Utara “Magdalena”(red) saat di temui di ruang kerjanya,  Senin 09/10/2017

Beberapa pihak menilai pemberlakuan karcis dengan Perda lama tak sesuai dengan jumlah penarikan dari warga dan lembaga berpotensi terjadi penyalahgunaan wewenang dan praktek korupsi. (Wildan)

Komentar

News Feed