oleh

Dibalik Keberhasilan Asri Said Pimpin KNPI Maros. Ini Ceritanya?

-Daerah-1.481 views

MAKASSAR | MAROS, — Dibalik pemilihan calon ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (Musda KNPI) yang berlangsung di Hotel Afiat (15/11). Sejumlah pemuda menggangap 15 pemilih dari 62 peserta pemilik suara dari Organisasi Kepemudaan Masyarakat (OKP) dan DPK telah mengkhianati komitmen bersama.

Juru bicara calon Ketua KNPI Maros, A. Awaluddin, Nuryadin mengaku, tidak mempersoalkan kalah menang di pesta demokrasi tersebut, ia mengakui kemenangan perolehan suara Asri Said

Nuryadin bersama timnya merasa kecewa lantaran, 15 suara dari sejumlah organisasi kepemudaan telah berkomitmen memilih calon non pegawai, namun kenyataan, saat hasil pemilihan justru 15 pemuda memilih Asri Said yang berstatus pegawai negeri sipil.

Asri, terpilih pada putaran kedua sebagai pemenang dengan perolehan 39 suara, sedangkan A Awaluddin, mengantongi 19 suara. “Ada 34 suara dari organisasi kepemudaan sebelumnya berkomitmen berjuang memilih pemuda yang tidak berstatus PNS, namun sayang komitmen itu di khianati oleh 15 utusan OKP” kata Adin.

Sebelumnya 15 OKP itu memilih calon lain yang dinyatakan tidak lulus pada putaran pertama, diketahui pada putaran pertama, Asri Said mengantongi 21 suara,  Irvan Adwuthaman 10. Suara Herwan yang  juga pegawai mengantongi 10 suara, Rizal Fausi 0 suara, Fathul Faqhi  1 suara, Andi Awaluddin 19 suara, namun pada putaran kedua ada 4 abstain meninggalkan ruang pemilihan.

“15 Pemilih yang dianggap hengkang dari komitmen berasal dari calon non pegawai yg gagal masuk putaran kedua yakni Irvan Adwuthaman 10 suara dan Rizal Fauzi 5 suara” kata Nuryadin. (Jumadi)

Komentar

News Feed