oleh

Benarkah Walikota Makasar Tidak Tahu Menahu Pembebasan Lahan Buloa?

Matarakyat– Sidang Kasus dugaan Korupsi Lahan Buloa, Asisten 1 Pemkot Makassar, Muh. Sabri , menghadirkan saksi Walikota makassar, “Danny” Pomanto.
Hal tersebut diungkapkannya saat menghadiri sidang lanjutan kasus sewa lahan Buloa, di Pengadilan Negri Makassar, Senin (16/10/2017).

Menurut mantan Kadishub Makassar di era Ilham Arief Sirajuddin, pernyataan yang dilontarkan Danny Pomanto semuanya benar ketika diminta penjelasan oleh hakim sidang kasus Buloa.

“Penjelasan pak walikota sudah normatif, dan memang seperti begitu adanya, jadi apa yang diceritakan beliau tadi saat sidang persis begitu adanya dan hal itulah yang saya lakukan”, ujarnya seperti dikutip dari laman link1 sulsel

Seperti hal yang disampaikan Kuasa Hukum Sabri, Samsan kepada awak media, kalau kliennya hanya sebatas memediasi saja dan seharusnya Pelindo dan PP yang punya pekerjaan terkait sewa lahan yang tahu. Olehnya, walikota mengaku tidak tahu menahu soal sewa lahan Buloa.

“Pak walikota tadi sudah bilang tidak tahu menahu soal lahan, dan klien saya juga tidak mungkin tanda tangan soal sewa lahan buloa tersebut. Kan sebenarnya disini maunya adalah PT Pelindo dan PP, intinya keterangan saksi (Danny Pomanto) juga tak memberatkan klien kami. “jelasnya.

Ia  menambahkan mediasi yang dilakukan oleh Sabri terkait sewa lahan, itu bukanlah produk serta perjanjian yang diterbitkan oleh Pemkot Makassar, tetapi dari PT Pelindo dan PP.

Sementara Walikota Makassar, Moh. Ramdhan “Danny” Pomanto yang hadir dalam persidangan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi sewa lahan Buloa mengatakan saat menghadiri sidang, Danny menyebut sidang ini sangat baik untuk mengungkap kejadian sebenarnya dalam kasus tersebut.

“Sidang ini sangat kontruksi dan baik untuk mengungkap yang sebenarnya dan saya hadir untuk itu,” ungkap Danny kepada awak media usai mengikuti persidangan.

Tekait perjanjian sewa lahan yang menjadikan M. Sabri, Asisten I Kota Makassar menjadi tersangka dalam kasus tersebut Danny mengaku tidak mengetahuinya. Ia juga mengaku baru mengetahui jika perjanjiannya seperti itu.

‎”Perjanjian seperti itu, lahan baru lihat perjanjian seperti itu karena kalo pemkot tidak begitu, baru tadi saya lihat,” terangnya

Sementara itu terkait mediasi untuk pengadaan lahan untuk pembangunan Makassar Newport, Danny menyebut hal tersebut merupakan bentuk bantuan ‎terhadap pihak swasta.

“Mediasi bagian dari membantu, beliau pada saat itu ada tugas melekatnya‎,” dalihnya

‎Sebelumnya dalam sidang, saat ditanya majelis hakim terkait perjanian/MoU pembebasan lahan tersebut, Danny menyebut MoU keluar sebelum ia menjabat sebagai Wali Kota. Dimana permintaan pembebasan lahan diminta oleh pihak Pelindo.

‎”Pelindo minta pemkot yang bebaskan lahan, MoU nya saya tidak ingat tapi rasa-rasanya sebelum saya,” ungkapnya saat ditanya Hakim.

Pernyataan Asisten 1 Makassar, Sabri membuat bingung warga pasalnya pengakuan kepala bagian  Pertanahan Pemkot Makassar, I Nyoman Arya, pada saat bersaksi di Pengadilan Makassar, sempat menyebutkan nama Walikota Makassar.

Sidang kasus dugaan korupsi sewa lahan negara Kelurahan Buloa, Kecamatan Tallo, Makassar, Senin (18/7/2017) siang.

Dany Pomanto disebut hadir dalam pertemuan pembahasan pembebasan lahan Buloa untuk proyek pembangunan Makassar New Port.

Hal itu dikatakan I Nyoman Arya, Kepala Bagian Pertanahan Pemkot Makassar saat bersaksi di Persidangan untuk tiga terdakwa. Ketiga terdakwa itu, Asisten 1 Pemkot Makassar, M Sabri dan Rusdin serta Jayanti.

Sumber  mengatakan pertemuan dilakukan di dua lokasi beberda yakni di ruang pertemuan Wali Kota Makassar dan PT Pelindo. Dalam pertemuan itu turut dihadiri sejumlah pejabat Pemkot.

Kehadiran Wali Kota Makassar pada saat itu untuk menyampaikan seputar rencana proyek MNP di Kelurahan Buloa.

“Wali Kota saat itu menjelaskan kepada SKPD yang ada bahwa ada proyek nasional MNP. Ia menyampaikan supaya SKPD nanti tidak ada lagu yang bilang tidak tau, ” tuturnya. Seperti dikutip dari laman media online tribun timur

Sidang kasus buloa akan dilanjutkan kembali, hakim masih memanggil saksi-saksi terkait kasus dugaan korupsi korupsi.

Masyarakat turut memantau jalangnya persidangan kasus pembebasan lahan  Boloa. Semoga hasil keterangan para saksi yang didengar hakim hingga hakim dapat menyimpulkan siapa saja ikut terlibat dalam persoalan lahan Buloa.

sumber : TIM

Komentar

News Feed