oleh

Forum Besama “Sipakatau” Solusi Atasi Kemacetan

MATARAKYAT-MAKASSAR | Rakor transporasi dengan agenda upaya mengatas penanganan masalah lalu lintas di wilayah Mammunasata, berlangsung hari uni (16/10) di ruang rapat Dishub Kota Makassar. Hampir semua pemangku kepentingan transportasi hadir

AKBP Ince dari Ditlantas Polda menguraikan, bagi Makassar sebagai tumpuan pergerakan di Mamminasata  dengan jumlah penduduk 1,7 juta jiwa, pemandangan kemacetan bukanlah hal yang baru. Saat ini beberapa ruas jalan sesak dijejali kendaraan bermotor roda 4 ditambah angkutan bentor dan roda dua menambah padat dan tak jarang berujung pada kemacetan, ditambah kurang efektifnya manajemen rekayasa lalu lintas.

“Dapat dibayangkan jika jumlah kendaraan abaru pertahun kurang lebih 1.4 juta pertahun,” tegasAKBP Ince.

Sementara Kasatlantas Polrestabes Makassar, Kompol Dr. Masaluddin menjelaskan, manajemen rerakayas lalu lintas butuh penanganan segera. Lihat saja dari pertigaan Tello sampai Taman makam pahlawan ada 11 bukaan,  ini semua menambah potensi kemacetan dan hadirnya pak ogah belum lagi kehadiran pak ogah, ujar masaluddin.

Rapat penanganan masalah lalu lintas di kota Makassar yang diinisiaai Oleh  Kepala Dinas Perbungan Kota Makassar dan Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD)  Wil.XIX Sulselbar adalah salah satu upaya memetakan permasalahan yang bersifat mendesak mengingat kemacetan setiap hari tidak bisa lagi terhindarkan.

Gagasan pembentukan Forbes Sipakatau yang diamini peserta rapat diharapkan akan menjadi wadah komunikasi antara pemangku kepentingan untuk bisa secara cepat melakukan penanganan permasalahan lalu lintas khususnya di Kota Makassar.

“Forum ini adalah wadah untuk kita bertemu, selama ini sudah ada Forum Lalu lintas, tapi untuk lebih mengefektifkan  dan mendorong penanganan kita coba rangkul semua stakeholeder baik pusat, provinsi dan daerah,” uljar Benny.

Kadishub Kota Makassar, Mario Said Saggaf menyambut baik dan berharap melalui forbes Sipakatau bisa lebih mendorong penanganan lalu lintas. Saat ini kami sudah sepakat untuk turun bersama sama dilapangan.

“Kalau tidak berhalangan pak Kabalai besok kita sudah akan action di jalan AP. Pettarani dan Jl. Hertasning. Kan daerah ini setiap hari padat dan macet, bukaan(U turn)  terlalu banyak dan banyak pak ogah, kami sudah sepakat untuk turun dan melihat mana bukaan harus kita tutup, ujar Mario dan diamini oleh Kasatlantas.  Pokoknya kita segera action pak Kadis ujar Masaluddin.

Forum betsama ini dimaksudkan sebagai forum komonikasi antara pemangku kepentingan untuk membahas dan menyelesaikan permasalahan lalu lintas dan angkutan jalan di wilayah Mamminasata, bertujuan menyelesaiakan berbagai permasalahan lalu lintas baik bersifat jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang berdasarkan kewenangan dan tanggung jawab untuk mewujudkan trasportasi  perkotaan yang elegan dan humanis.

Adapum kesepakatan Rakoradalah:

1.membuat forum bersama(Forbes) dengan nama Forbes sipakatau

2.Selektif menyelesaiakan persoalan lalu lintas yang trjadi di mamminasata.

3.Dalam hal penanganan permasalahan lalu lintas dan angkutan jalan membutuhkan anggaran.forbes merekomedasikan kepada masing2 stakeholder yang akan melaksanakan dan atau menganggarakan berdasarkan ketentuan yang berlaku.

4.setiap penanganan permasalahan lalu lintas dan angkutan jalan,maka setiap unsur pemangku kepentingan (stakeholder) secara bersama sama ikut terlibat baik dalam bentuk forum pertemuan maupum tindak lanjut penaganan di lapangan.

5.Melakukqn pengawsan bersama terhadap hasil kesepakatan penanganan permasalahan lalu lintas dan angkutan jalan yang menjadi kesepakatan  forbes dalam bentuk rekomendsi penanganan kepada pemerintah pusat,pemerintah provinsi,dan pemerintah daerah. (BN)

Komentar

News Feed