oleh

Forbes Sipakatau Mulai Beraksi, Urai Kemacetan di Makassar

MATARAKYAT-MAKASSAR |  Kepadatan kendaraan yang tak ayal berujung pada kemacetan hampir terlihat di ruas jalan jalan utama yg menjadi tumpuan pergerakan baik di dalam kota makassar maupun yg keluar ke Gowa dan Maros, akhirnya diurai oleh Forbes Sipakatau bentukan beberapa institusi.

Jl. Hertasning Baru  merupakan akses masyarakat dari Gowa , Antang , Samata dan Pattalassang menjadikan jalan hertasning baru sebagai jalur utama untuk mengakses berbagai aktivitas di jantung Kota Makassar.

Hadirnya berbagai perumahan di sisi kiri kanan jalan dan aktivitas seperti sekolah universitas dan pusat bisnis menambah padat nya ruas jalan hertasning baru khususnya pada jam puncak pagi dan sore hari.

Hari ini Forbes Sipakatau  mencoba mengurai kepadatan di Hertasning Baru. Nampak hadir   Kadishub Makassar, Kabalai BPTD WIL. XIX, Kasat Lantas Polrestabes Makassar, Balai Jalan dan Dishub provinsi secara bersama sama melakukan identifikasi titik kemacetan dan uji coba menguraikan kemacetan seperti di dekat perbatasan Makassar Gowa (jembatan 2, dekat Citra Land).

Kepala BPTD Wil XIX Sulselbar, Benny Nurdin menjelas jarak antara simpang Pettarani – Hertasning sampai perbatasan Makassar Gowa hanya +_ 4.3 km dan bukannya ada 11 bukaan yg rata rata jarak bukaan antara 200 s/d 500 meter berpotensi pada kepadatan karena perlambatan kendaraan memutar dan menimbulkan kemacetan, ujar Benny didampingi Kompol Masaluddin.

Sementara Kasatlantas Polrestabes Makassar Kompol Dr. Masaluddin mengatakan bahwa hampir setiap hari anggotanya sibuk mengatur lalu lintas. Kalau pagi saya olah raga gara gara kendaraan yang tidak tertib dengan berputar arah. Padahal kalau mau ikut aturan dan bukaannya juga kita kurangi pasti akan lebih nyaman dan aman ujar mantan Kasi. STNK Ditlantas Polda Sulsel.

Kadishub Kota Makassar, Mario Said Sagaf berjanji bahwa kalau semua bersama sama turun dan sepakat terhadap apa yg sudah disepakati dalam forbes kemarin maka anggota saya dan pejabat akan turun memantau dan mengawasi apa menjadi ketetapan atau rekomendasi forbes terhadap penanganan masalah lalu lintas.

Salah contoh saat ini kita sudah turun bersama di ruas jalan Hertasning Baru dan ini adalah kesepakatan kami di rapat kemarin, ujar Mario.

Lanjut dikatakan,  bisa lihat sendiri sebelum kita turun kepadatan di sekitar citra land arah Makassar luar biasa. Ternyata penyebabnya adanya  bukaan menuju ke sekolah Al ashar dan ke perumahan blok AB Minahasa Upa ditambah orang yg motong jalan dan  memutar. Makanya hari ini kita bersama sama coba tutup dg pagar betis, yach kita lihatmi khan lancar, tambah Mario.

Memang masih ada beberapa kemacetan yg berimbas. Ini dikarenakan pengguna jalan belum terbiasa dan masih mau menerobos dan memperlambat kendaraannya. InsyaAllah besok kita mulai pasang separator atau water barrier.   Lanjut mario. (BN)

Komentar

News Feed