oleh

Pembangunan Tribun Barombong Terancam Molor, Ini Alasannya

-Metro-1.110 views

Matarakyat| Pemerintah daerah provinsi Sulawesi Selatan melalui dinas kepemudaan dan Olahraga Provinsi Sulawesi Selatan anggarkan pengembangan pembangunan Tribun Utara dan Tribun Selatan Stadion Barombong yang terletak di kawasan Pantai Barombong dianggarkan menggunakan APBD Rp.45 miliar lebih yang dilaksanakan oleh PT USS Jalan. Dr Wahidin Sudirohusodo Makassar

Hasil data yang diterima redaksi terlihat pada LPSE Pengumuman Pemenang lelang tanggal 28 September 2017, dan Penandatanganan Kontrak terjadi dua kali perubahan pada tanggal 04 Oktober 2017, Pukul 15:00 wita dan tanggal 04 Oktober 2017 , Pukul 16:00 wita, kenapa bisa terjadi?

Lalu melihat dari waktu proses lelang yang begitu mepet serta waktu pelaksanaan begitu dekat sehingga ada sebahagian masyarakat menilai pekerjaan tersebut terkesan dipaksakan. Lantas pekerjaan dengan waktu sisa dua bulan lebih apakah kontraktor bisa menyelesaikan tepat waktu sesuai dengan kontrak?

Kadispora Sulsel, Sri Endang Sukarsih mengatakan, ” Pekerjaan Stadion Barombong menggunakan APBD Prov Sulsel, Kenapa semua orang khawatir? Saya sebagai KPA tentunya saya juga merasa khawatir karena melihat waktu tersisa tinggal sedikit,” ucapnya saat ditemui diruangannya (25/10/17)

Kadispora Sulsel, Sri Endang Sukarsih (foto.Icky)

Sambung Endang, Saat ini kita sudah membuat dua pekerjaan yang satu untuk Tribun barat dan satunya lagi Tribun Selatan.

” Khusus Tribun barat digunakan untuk pintu masuk utama sehingga sudah pasti beda standarnya bahkan kami mengacu pada standar Internasional,” Katanya

Lanjutnya, Mengenai bagaimana kami bisa menyelesaikan pekerjaan sampai desember, tentunya ada metode yang kami gunakan dengan cara mempekerjakan tiga shift bahkan mereka bekerja hingga subuh sedangkan tenaga kerja digunakan sekitar 350 orang pekerja.

Kemudian material harus tersedia dilapangan karena terdapat dua manajemen di sana dan begitu semua memenuhi persyaratan harus dua direksi keet karena dua managemen.

Bahkan tenaga yang kami gunakan baik konsultan perencanaan maupun konsultan pengawas itu memang betul -betul sudah terseleksi dengan baik, semua dilakukan dengan proses lelang yang diumumkan secara luas,” ungkap Endang pada saat di Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga Sulsel, Jalan Pajjaiyang, Sudiang, Makassar

Ia menambahkan, apapun yang kami lakukan saat ini tentunya untuk kepentingan masyarakat dan kita harus selalu positive thinking atas pekerjaan tersebut.

Pembangunan Tribun tetap tanggung jawab Pemprov akan tetapi kami bekerja demi kepentingan masyarakat jadi kami berharap dukungan semua masyarakat termasuk teman-teman wartawan

Stadion Barombong apabila nanti pekerjaan tidak selesai tepat waktu maka kami akan memberikan sanksi kepada pihak pelaksana karena kami sudah ada MOU  jadi saya berharap semua pihak tidak perlu khawatir, tidak perlu mempolitisasi persoalan ini”, harapnya

Mantan Kepala Biro Napza Sulsel, menambahkan, Soalnya kami pernah dengar ada orang yang mengatakan bahwa pembangunan stadion “mangkrak”  tidak mungkin dong,  kalo emang “mangkrak” berarti tidak ada dananya, tapi buktinya ada dana untuk pekerjaan lanjutannya .

“Jadi kami himbau agar masyarakat tidak perlu khawatir terutama media, tentunya  kami akan bekerja maksimal dengan tidak ada intervensi “.

Setiap ada hal-hal di lokasi kami konsultasi ke TP4D Kejaksaan, kami juga konsultasi Kapolda Sulsel, apalagi dengan adanya Densus Tipikor, saya berharap sebelum melakukan hal-hal dengan laporanya orang tentunya kami akan melapor lebih dahulu.

Mungkin  Insya Allah setelah hari sumpah pemuda kami akan konsultasi ke mereka lagi, sebab tiap tahun dispora  menghadiri sekaligus melaksanakan Hari Sumpah Pemuda.” kuncinya

Secara terpisah warga barombong Abd Malik menambahkan, Selayaknya memang makassar  punya stadion standar internasional, apalagi PSM salah satu klub tertua di Indonesia. Kita merasa miris mendengar jika di Makassar  tidak ada stadion berstandar.

Sehingga dulu PSM mengambil home base di Bali, begitu sulitnya kah mencari stadion yang layak di Makassar. Masak kita kalah dengan Bandung ( Stadion Bandung Lautan Api), lalu ada Palembang (Jaka Baring ). Jadi tunggu apa lagi, kalau perlu pekerjaannya digenjot siang dan malam agar cepat selesai.” harapnya

Laporan :RL

 

 

Komentar

News Feed