oleh

Kebakaran 3 Nyawa Melayang. Ini Kecaman Wali Kota Makassar

MATARAKYAT- MAKASSAR| Kebakaran yang terjadi di Wilayah Tamalanrea pada Rabu Malam kemarin 25 Oktober 2017. Menjadi duka yang sangat dalam bagi Wirahadi yang bekerja sebagai staf umum pemerintah kota Makassar

Istri, anak, dan mertua Wirahadi, meninggal dunia di lalap si jago merah. Kebakaran tersebut terjadi karena korban menyalakan lilin ketika PLN memadamkan listrik di Wilayah Tamalanrea, Rabu Malam 25 Oktober 2017.

Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto yang bertandang ke rumah duka mengecam dan memberi peringatan keras akan tindakan PLN yang semena-mena memadamkan listrik tanpa memberitahukan kepada masyarakat

” Saya menghimbau kepada PLN jangan seenaknya saja mematikan lampu tanpa ada pemberitahuan kepada warga. Kalau begini kejadianya? Sebenarnya memang ini musibah tapi PLN tidak boleh semena-mena seperti itu,” tegasnya.

Ia mencontohkan kesemena-menaan dari PLN yang memadamkan listrik di RS. Daya. Kata Danny, instalasi penting sebenarnya tidak boleh dimatikan.

” Rumah sakit itu harus 24 jam nyala terus. Kalaupun ada pemadaman PLN harus jauh sebelumnya memberitahu ke pihak terkait. Jangan sudah kejadian baru kelabakan,” jelas Danny.

Secepatnya Wali Kota Makassar akan melayangkan surat kepada pihak PLN atas keteledorannya yang merugikan masyarakat hingga merenggut nyawa. (A.Ayatullah)

Komentar

News Feed