oleh

Kejaksaan Negeri Gowa, Adakan Penyuluhan Bahaya Narkoba dan Korupsi

Matarakyat|  Maraknya penyalagunaan Narkoba dikalangan pelajar menjadi PR pemerintah untuk mencegah terjadinya korban labih banyak lagi khususnya pada generasi muda.

Ditambah lagi dengan banyaknya kasus “Korupsi” dari tahun ke tahun tidak turun, tapi terus meningkat.

Padahal  hampir seluruh pejabat negara, termasuk swasta sudah terkena operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), seakan-akan mereka anggap kejahatan yang biasa saja. padahal jelas-jelaa  ini sangat merugikan bangsa dan negara kita

Jadi Ini yang harus terus-menerus  kita dorong agar ketiga penegak hukum, harus objektif dan mampu melakukan langkah-langkah pencegahan, pemidanaan yang berkaitan dengan korupsi.

Untuk mencegah tindak pidana korupsi dan bahaya penyalahgunaan narkoba perlu pemahaman sedini mungkin.

Penyuluhan hukum tentang tindak pidana korupsi dan penyalahgunaan narkoba telah dilaksanakan Kejaksaan Negeri Sungguminasa Gowa.

Penyuluhan bahaya narkoba ditingkat pelajar SMP dan SMA juga sudah dilaksanakan di salah satu sekolah yaitu SMPN I Sungguminasa.

Pada saat ditemui di ruang kerjanya, Kasi Intel. Arif Suhartono SH mengatakan, ” Konteks penerangan hukum terkait bahaya narkoba, sudah kami jelaskan bahkan foto-foto mengenai narkoba, jenis- jenisnya kita perlihatkan agar generasi muda kita dapat memahami bahaya serta dampak yang akan ditimbulkan  dan bagaimana cara pencegahannya”. ucapnya

Sambung Arif, Khusus permasalahan Korupsi sering kami lakukan penyuluhan dan pencegahan tindak pidana korupsi di beberapa Kecamatan serta desa seperti di Bajeng, Parigi, Pattallassang, Parangloe, Bontomarannu dan Manuju.

Untuk kedepanya rencana akan dilaksanakan di Barombong serta Tombolopao. Sedangkan khusus kecamatan Pallangga, apabila warga mempunyai problematika terkait tanah atau warisan, maka kami akan bersama pemateri dari BPN dan Kemenag turun meninjau langsung.” tuturnya

Laporan :Muslimin

Komentar

News Feed