oleh

Pelaku Asusila Dibawah Umur di Luwu Menyerahkan Diri, Ini Alasannya..

MATARAKYAT, LUWU – Sedikitnya tujuh dari dua puluh satu terduga pelaku pencabulan siswi SMP di Luwu yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) menyerahkan diri ke Polsek Walenrang, Jumat, 27 Oktober 2017.

Diketahui dua pelaku itu masih di bawah umur, berinisial MP alias AT (16) dan AL alias JD (17), menyerahkan diri ke Mapolsek Walenrang, Luwu sekira pukul, 15:15 Wita siang tadi Jumat, 27/10/2017, yang diantar oleh kerabatnya.

Terduga pelaku AL dan JD diketahui bertempat tinggal dialamat sama dengan 14 pelaku lainnya yang lebih dulu ditangkap, yakni di Kelurahan Bulo, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu.

Setibanya di Mapolsek Walenrang, AT dan JD langsung diintrogasi oleh anggota jaga, Aipda Agus Latief. Usai dimintai keterangannya keduanya digiring ke Polres Luwu, untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Dari informasi yang dihimpun, pelaku selama ini bersembunyi di rumah keluarganya di Kelurahan Bulo, mengetahui namanya masuk DPO, dan merasa terdesak, akhirnya keduanya memilih menyerahkan diri ke Polsek Walenrang.

“Kami takut pak. Apalagi, polisi tiap hari datang ke rumah mencari kami
Akhirnya kami memilih untuk menyerahkan diri,” Ucap terduga pelaku saat diinterogasi di Mapolsek Walenrang, siang tadi, Jumat 27/10/2017.

Sementara itu, Kapolsek Walenrang, AKP Rafly SSos MH, mengatakan, jika kedua pelaku menyerahkan diri lantaran merasa terdesak, dan keluarga dari tujuh DPO, oleh Polisi satu persatu telah dikunjungi.

“Kita lakukan pendekatan secara persuasif terhadap keluarga tujuh terduga dan Alhamdulillah, dua diantaranya sudah kami amankan,” beber Kapolsek.

AKP, Rafly juga menegaskan, bahwa lima pelaku lainnya, saat ini masih terus dilakukan pengejaran.

Penulis : AWI

Komentar

News Feed