oleh

Pemuda Jangan Hanya Pandai WA Tapi Malas Baca Buku

MATARAKYAT-MAKASSAR |Sekjend Asosiasi Penulis Profesional Indonesia Pusat, Bachtiar Adnan Kusuma kembali menggugat para mahasiswa dan dosen UMI pada perayaan bulan bahasa dan peringatan Hari Pemuda, Sabtu 28/10 di Aula Fakultas Sastra UMI, Makassar.

Seminar yang digelar Himpunan Mahasiswa Bahasa dan Sastra Indonesia ini dibuka Dekan FS UMI, Dra Hj Muliumiati, M.Hum dengan pembicara Bachtiar Adnan Kusuma, Dr Hj ST Rabiah, M.Hum dan Gunawan Monoarfa.

Menurut Bachtiar AK, mahasiswa dan para dosen jangan hanya pandai bermain petat umpet dengan WA, FB, Line dan Twiter, tapi tak membaca buku. Selain membaca buku rutin menjadi ukuran masyarakat kosmopolit, dengan membaca buku menjadi life style dan gaya hidup moderen.

Karena itu, ukuran pendidikan dilihat sejauhmana mahasiswa dan dosen menempatkan membaca buku sebagai bagian sangat penting dalam dunia pendidikan.” Membaca adalah kancing pendidikan dalam pakaian pendidikan,” kata Ketua JOIN Makassar di depan ratusan dan dosen Fakultas Sastra UMI ini.

Karenanya, ibarat kancing sebuah pakaian kalau copot salah satunya, maka pakaian itu tidaklak lengkap. Demikian juga pendidikan kalau tidak dilengkapi tradisi membaca di kalangan kampus sulit pendidikan yang yang baik bisa terwujud.

Makanya, diperlukan manajemen waktu yang tepat kapan waktu membaca buku, kapan main gadget.” Perlu skill menyiasati jangan ada waktu hanya habis tak bermanfaat dan tak membaca buku”, kunci BAK. (Doel)

Komentar

News Feed