oleh

Gegara Anak Kecil WNA Minta Tebusan 1,8 Milyar, Ini Alasannya

MATARAKYAT | Warga Negara Asing dibekuk di Jakarta setelah aksi penculikannya digagalkan oleh Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Kamis (02/11/17).

Satu pelaku, warga asal Korea berhasil dibekuk di sebuah Apartemen di bilangan Jakarta Selatan, serta berhasil menyelamatkan satu korban Ko Hoin (10). Satu pelaku lainnya kemudian ditangkap di dua lokasi berbeda.

Menurut Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan, “Di dua lokasi mengamankan pelaku, pertama di hotel (apartemen) di Sudirman diamankan Baik Jongkwoon (BJ) sekitar pukul 22:00 WIB. Termasuk selamatkan korban dan 1 anak lainnya, anak Baik. Rekan pelaku Mr Seo Sang Woon (SSW) diamankan di Bandara karena diduga akan kembali bersama 2 anak perempuan,” katanya seperti yang dilansir laman detikcom, Kamis (2/11/2017).

Lebih jauh Hendy menjelaskan, anak-anak lainnya merupakan anak dari Baik Jongkwoon (BJ). Menurut Hendy, Baik Jongkwoon memanfaatkan anaknya agar memudahkan meminta uang tebusan pada orang tua Ko Hoin (KH).

“Yang diculik satu Ko Hoin (KH), dan yang ketiga merupakan anak dari Mr Baik. Mr Baik manfaatkan anak-anaknya untuk meminta uang ke orang tua Ko Hoin. Berhubung antara anak Baik Jongkwoon (BJ) dan Ko Hoin (KH) itu saling mengenal. Saat dibawa ke Jakarta pun, Ko Hoin tidak merasa diculik.” tutur Hendy.

“Saat kita amankan, korban tidak merasa ada proses penculikan. Dia hanya menerangkan ponselnya disita Seo Sang Woon dengan alasan rusak, sehingga tidak bisa komunikasi pada orang tuanya. Korban juga mengaku tidak pernah mendapatkan kekerasan dari pelaku. Kondisinya sehat saat ditemukan, pengakuannya enggak diapa-apain, malah dikasih makan, diperlakukan baiklah,” ungkapnya

Sebelumnya Polda Metro Jaya menerima permohonan bantuan pencarian orang dari Kedubes Korea. Korban diduga diculik oleh pelaku dari Korea, kemudian dibawa ke Indonesia.

Dan saat ini kedua pelaku masih terus diperiksa. Menurut Hendy, usai diperiksa, kedua pelaku akan segera dideportasi. Pihak Kepolisian juga masih menunggu pihak Kedutaan Korea.

“Sampai malam ini kedua pelaku kita interogasi, nanti kita akan deportasi setelah interogasi selesai. Pelaku juga meminta tebusan kepada orang tua korban dan orang tua korban sudah transfer sebesar Rp 1,8 miliar,” kuncinya.

Edho

Komentar

News Feed