oleh

Dituding Provokator Ketua JOIN Mamasa Berang, Ini Reaksinya

-Daerah-1.905 views

MATARAKYAT, MAMASA | Ketua JOIN Mamasa melaporkan Admin grup pada jejaring sosial Facebook, dalam hal ini adalah Sudiarno Allowali. Diduga melanggar UU ITE Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik atau Teknologi Informasi secara umum.

Grup “Warkop Demokrasi To Mamasa” pada jejaring sosial Facebook disinyalir melakukan ujaran kebencian bahkan terindikasi menyinggung Suku, Agama, Ras dan Antargolongan (SARA).

Hal inilah yang menjadi dasar Andi Waris Tala melaporkan Sudiarno Allowali atas pelanggaran UU ITE. Bukan cuma admin grup itu saja yang dilaporkan, bahkan Ketua JOIN Mamasa itu juga melaporkan empat akun diduga palsu yang sering memprovokasi aktifitas dalam grup tersebut.

“Hari ini saya telah resmi melaporkan Admin Group FB “Warkop Demokrasi To Mamasa” atas nama Sudiarno Allowali beserta beberapa akun palsu lainnya, yakni Ayu Lestari, Nisa Feliana dan Limbong Xie dengan nomor laporan TB/85/XI/2017/SPKT.” ucapnya saat ditemui di Polres Mamasa pada Jum’at (03/11/17) kemarin

Andi Waris Tala menjelaskan bahwa yang mendasari pelaporan tersebut agar sekiranya ujaran kebencian pada media sosial betul-betul musnah, utamanya yang mencederai institusi GTM dan Pendeta segera ada titik terang, bahwa debat di media sosial tidak akan menyelesaikan masalah sehingga semua diserahkan ke Polres Mamasa dan sekiranya dapat diteruskan ke Polda Sulbar.

Lebih lanjut ia menjelaskan, “Dengan adanya pelaporan ini, saya berharap kepada para pengguna media sosial utamanya Facebook agar lebih bijak dalam melakukan postingan terkait SARA dan ujaran kebencian. Baik menyerang pribadi, institusi maupun lembaga yang ada di Kabupaten Mamasa.” kuncinya (Edho/JNN)

Komentar

News Feed