oleh

Jabar Bajak Petinju Sulsel di Kejurnas Elite 2017

-Sport-1.008 views

MATARAKYAT — BABEL – Kejuaraan Tinju Nasional (Kejurnas) Elite Mens dan Womens di Bangka Belitung (Babel) dikotori oleh ulah kontiongen Jawa Barat (Jabar) yang hendak memaksakan salah satu atletnya menjadi peserta.

Untuk menakuit-nakuti Panitia Pelaksana (Panpel) oknum official Jabar menjual nama Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad). ‘’Ini perintah Kasad,” katanya di depan para Panpel, Sabtu (11/11/2017).

Petinju yang dipaksakan masuk namanya adalah Ratna Sari Devi.  Atlet putri yang akan turun di kelas 54 Kilogram (Kg) putri ini sebenarnya masih resmi terdaftar sebagai petinju Sulawesi Selatan (Sulsel). Namun tiba-tiba Pengprov Jabar mengkalim Ratna adalah atlet binaannya.

Padahal selama ini proses permintaan pindah melalui surat resmi dari Pengurus Provinsi (Pengprov) Pertina Jabar ke Pengprov Pertina Sulsel belum pernah dilakukan.

‘’Kami tak pernah ada niat menghalang-halangi para atlet untuk berprestasi. Tapi harus melalui mekanisme yang sama-sama sudah kita sepakati,” tegas Sekretaris Umum Pengprov Pertina Sulsel, Adam Simanjuntak.

Menurut Adam, Pertina Sulsel belum pernah menerima surat permintaan pindah dari Pengprov Pertina Jabar. “Koq tiba-tiba Ratna diklaim oleh Jabar. Harusnya kita sesama Pengprov Pertina saling menghargai satu sama lain. Jangan saling mencederai. Mari junjung sikap sportifitas,” ujar Adam yang dihubungi MATARAKYAT, Sabtu malam.

Pemaksaan mendaftar petinju ‘haram’ memantik protes dari kontingen lain.  Sebab ada etika dalam transfer atlet di dunia olahraga. ‘Etikanya,  atlet yang mau pindah dari satu daerah ke daerah lain wajib melalui proses adminstrasi.

Hal itu dijelaskan Adam. Alasannya, pembinaan yang dilakukan oleh Pengprov masing-masing daerah selain membutuhkan biaya yang tidak sedikit, cucuran keringat para pelatih juga patut dihargai.

‘’Sebaiknya mari kita saling menghargai. Jangan seenaknya bajak-membajak atlet,” harap Adam.

Kejurnas tinju amatir elite mens dan womens diikuti 200 petinju dari 27 provinsi se Indonesia. Kejurnas ini digelar di Gor Depati Bahrin Kacang Pedang Pangkalpinang, 11-18 November. (ASRI)

 

Komentar

News Feed