oleh

Viral| Bunga Bangkai Amorphophallus Titanum Ditemukan Warga To’ Ampingan

-Daerah-2.392 views

Matarakyat | Tana Toraja –
Warga To’ Ampingan, Desa Palipu’,  kecamatan Mengkendek Utara, digemparkan dengan adanya penemuan Bunga Langka Asli Pulau Sumatera yang tumbuh di Toraja- Sulawesi Selatan.
Warga sekitar sejak mereka mendengar informasi tersebut, langsung datang berbondong- bondong untuk melihat dan menyaksikan Bunga Langka dan unik tersebut, hingga berfoto Selfie. Bahkan penemuan tersebut menjadi viral dimedia sosial.

Penemuan Bunga Bangkai ini pertama kali ditemukan oleh Pendeta Gereja Toraja Jemaat To’ampingan Palipu, dimana bunga tersebut tumbuh dipelataran halaman Gereja Toraja To’ Ampingan sehingga Pendeta yang belum pernah melihat dan mendengar bunga Bangkai tumbuh dan hidup dipulau Sulawesi, sempat merasa kaget dan heran akan keberadaan tumbuhan jenis bunga langka tersebut.

“Saya tidak pernah menanamnya sebelumnya, dan kemarin dulu saya kaget ketika menemani anak-anak bermain dihalaman Gereja kemudian melihat bunga tersebut.” Ungkap Pdt. Dorce Dasa, Sabtu (11/11/2017).

Diketahui Pula, ukuran bunga Bangkai tersebut saat diukur oleh warga mencapai tinggi kurang lebih empat puluh lima centimeter, sedangkan lebarnya mencapai kurang lebih tiga puluh dua centimeter dan kehebohan penemuan tersebut menjadi viral di nedia sosial, sehingga banyak warga yang penasaran untuk datang menyaksikan langsung Bunga Bangkai yang unik dan langka tersebut.

“Ya, benar ini yang sering saya liat diberita televisi dan saya pun baru pertama kali melihat secara kangsung Bunga Bangkai yang langka serta unik Ini, apalagi ini baru pertama hidup dan tumbuh di Sulawesi sedangkan ini Endemis Pulau Sumatera.” Ujar Yuspina Risnasari, salah satu warga yang penasaran dan menyaksikan langsung bunga langka itu.

Untuk diketahui bahwa Endemis Pulau Sumatera ini hanya tumbuh di pulau Sumatera, dan belum pernah didengar tumbuh dipulau Sulawesi, namun hingga saat ini bunga bangkai tersebut terus mekar dan bertambah tinggi, dan dipastikan akan terus bertumbuh.

Foto Bunga bangkai yang tumbuh di Toraja. (dok- Wildan)

Berikut 6 Fakta Menarik Tentang  Bunga Bangkai

Bunga bangkai itu terdiri atas banyak spesies. Jadi sebenarnya bunga bangkai itu adalah julukan khas untuk tumbuhan dengan marga Amorphophallus.

Amorphophallus adalah salah satu marga tumbuhan dari suku umbi-umbian atau talas-talasan (Araceae).

Pada waktu-waktu tertentu bunga dari tumbuhan marga Amorphophallus dapat mengeluarkan bau bangkai yang menyengat. Oleh sebab itulah mereka dinamai sebagai bunga bangkai.

3. Lama Tumbuh dan Mekar

Mengutip laman resmi College of Bilogogical Sciences, University of Minnesota, titan arum mampu tumbuh hingga mencapai usia 40 tahun.

Tumbuhan ini jarang sekali mekar, yakni hanya 7 hingga 9 tahun sekali. Sekalinya pun ia mekar, waktunya hanya sebentar, yakni sehari hingga dua hari saja.

4. Cara Tumbuh

Titan arum mengalami 2 fase dalam hidupnya yang muncul secara bergantian dan terus menerus, yaitu fase vegetatif (aseksual) dan generatif (seksual). Selama fase vegetatif, di atas umbi akan muncul batang tunggal dan banyak daun. Secara keseluruhan, mirip pohon pepaya.

Pada fase generatif, titan arum akan membentuk dirinya seperti bunga bangkai. Ukurannya bisa menjadi lebih pendek ketimbang fase vegetatif. Saat bunga bangkai ini layu, jika kondisi habitatnya memungkinkan, ia akan kembali mengulangi siklus hidupnya, yakni atas umbi bunga bangkai yang sudah mati dapat tumbuh bunga bangkai yang baru.

5. Bentuk Tubuh

Titan arum sebenarnya terdiri atas ribuan bunga kecil yang tumbuh pada batang yang sama yang dibungkus oleh spathe atau seludung bunga. Spathe ini merupakan bentuk modifikasi dari daun.

Jadi, bunga bangkai bukan tumbuhan berbunga tunggal, melainkan jenis tumbuhan berbunga majemuk (inflorescence). Bagian yang menjulang (tongkol atau spadix) pada bunga tersebut sebenarnya terdiri dari koloni bunga kecil.

Sebagai jenis tanaman umbi, titan arum tentunya juga memiliki umbi atau batang penyimpanan di dalam tanah. Umbi titan arum yang biasa disebut corm ini bisa tumbuh besar hingga mencapai berat 75 kilogram hingga 113 kilogram.

6. Status Mengakhawatirkan

Karena jumlahnya yang kini makin sedikit serta habitatnya yang makin berkurang, titan arum masuk kategori rentan (vulnerable) dalam daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN).

Ancaman utamanya adalah kerusakan dan hilangnya habitat alami mereka. Selain itu masyarakat yang kerap terganggu dengan bau bunga ini juga kerap memotongnya begitu saja.

Sampai saat ini, hutan tropis Sumatera sebagai habitat asli titan arum berada di bawah ancaman deforestasi atau penggundulan hutan. Banyak lahan hutan di Sumatera ditebang untuk pembersihan lahan proyek perkebunan kelapa sawit.

Diperkirakan sekitar 72 persen hutan hujan asli di Indonesia telah dibersihkan dan skala deforestasi ini terus berlanjut pada tingkat yang mengkhawatirkan. Kondisi yang memprihatinkan ini tentunya tidak bisa kita abaikan begitu saja.

Mungkin di antara kamu masih ada yang bertanya-tanya, bagaimana bunga bangkai bisa memiliki bau yang menyengat?

Laporan : Wildan

Komentar

News Feed