oleh

Heboh! 24 Jam Dicari, Setya Novanto Ditemukan Tewas Mengembang di Laut

Matarakyat| Munculnya berita di Medsos tewasnya Setya Novanto menjadi bahan perbincangan warganet. Setelah di telusuri ternyata berita tenggelamnya seorang bocah asal magetang bernama Dwi Setya Novanto (12)  ditemukan tewas, Kamis (26/5/2016) lalu

Dikutip dari news okezone Setya Novanto ditemukan sekira 50 meter arah barat dari lokasi tenggelamnya. Kondisi siswa SD itu saat ditemukan masih berpakaian lengkap, namun sebagian tubuhnya sudah membengkak bahkan kulitnya terkelupas karena terendam air laut hampir 24 jam.

Koordinator Tim SAR Wilayah II Pantai Baron, Marjono mengatakan, korban ditemukan setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian sehari semalam sejak Setya Novanto hilang terseret ombak pada Rabu 25 Mei 2016 lalu

“Selama 24 jam upaya pencarian dilakukan, bahkan tengah malam, tim tetap melakukan tugasnya,” katanya

 Baca Juga:

https://matarakyatmu.com/2017/11/15/kpk-kini-uber-setya-novanto-untuk-ditangkap/

Hampir 24 Jam Setya Novanto dicari KPK

Foto Mahyudin

Lain halnya dengan Setya Novanto yang satunya, sejak tadi malam sampai hingga saat ini,  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum dapat menemukan keberadaan Ketua umum Golkar.

Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Mahyudin mengatakan, suasana kebatinan para kader Partai Golkar sedang dirundung kesedihan.

Hal itu menyusul hilang dan diburunya Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto oleh penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi setelah upaya jemput paksa semalam.

“Secara kebatinan, ya, sedih. Semua kader sedih. Berharap ini cepat selesai,” kata Mahyudin saat ditemui di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (16/11/2017).

Menurut Mahyudin, para kader Partai Golkar masih memegang asas praduga tidak bersalah terhadap Novanto. Bahkan, ia sendiri yakin Novanto tidak bersalah.

Meski begitu, ujar Mahyudin, Golkar menghormati proses hukum yang dilakukan KPK terhadap Novanto. Ia meyakini, KPK akan menjalankan tugasnya secara profesional.

“Yang mana nanti kita adu saja di pengadilan siapa yang salah. Saya pikir beliau akan ajukan praperadilan kembali,” kata Mahyudin seperti dikutip dari laman kompas.com

“Saya yakin Ketum ada jalan bahwa dia tidak bersalah,” ucap Wakil Ketua MPR itu.

Mahyudin adalah salah satu pimpinan Partai Golkar yang datang ke kediaman Novanto pada Rabu malam. Namun, sampai saat ini ia tidak bertemu Novanto lantaran sedang keluar rumah.

Ia sendiri mengatakan bahwa kedatangannya ke rumah Novanto untuk membahas persolan Pilkada Kalimantan Timur. Malam itu, ia tidak menyangka ada tim KPK datang melakukan jemput paksa Novanto.

 

 

Komentar

News Feed