oleh

Tiga Bankompol Sok Jadi Aparat Lakukan Pengeroyokan di Alauddin,Ternyata Bukan Polisi

Matarakyat| Insiden penganiayaan terhadap dua pemuda di Jalan Sultan Alauddin yang sempat menghebohkan warga Kota Makassar kini diamankan di Polsek Rappocini

Sebelumnya, dua orang pemuda yakni Renaldy Dwi Putra dan Edwin Putra Polopandang menjadi korban salah tangkap yang dilakukan oleh anggota Polsek Rappocini pada Sabtu 11 November 2017 lalu. Keduanya pun menjadi korban penganiayaan hingga mengalami luka.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Dicky Sondani menjelaskan, hasil penyelidikan kasus dugaan salah tangkap terungkap bahwa pelaku tersebut bukanlah anggota Polisi melainkan tiga anggota merpati (Bankompol).

Foto Anggota merpati (Bankompol)

Dikatakan Dicky, penganiayaan tersebut terjadi atas inisiatif anggota Bankompol sendiri dan tanpa adanya perintah dari anggota Polri serta saat itu Bankompol/Merpati tidak sementara mendampingi anggota Polri yang bertugas melakukan patroli balap liar baik dari piket Polrestabes Makassar dan Polsek Rappocini

“Namun pada saat itu anggota Bankompol hanya mendengar di Handy Talk (HT) jika ada balapan liar didepan Telkom,” ujar Dicky Sondani, Kamis (16/11/2017). Seperti dikutip dari link inikata.com

Hingga saat ini ketiga pelaku telah diamankan oleh Polsek Rappocini masing-masing bernama Arifuddin alias Udin, Tun Razak alias Dg Sila, Moh Arfan.

Foto Anggota merpati (Bankompol

“Ketiga pelaku ini yang melakukan penganiayaan dimana tak ada anggota ikut,” terangnya. (**)

 

Komentar

News Feed