oleh

Giliran Status 2 Pimpinan KPK Disidik Polri

MATARAKYATMU | Dua pimpinan KPK masing-masing Agus Raharjo dan Saut Situmorang menunggu giliran untuk di periksa atas dugaan pemalsuan surat yang dilaporkan pengacara Setya Novanto. Polri kini meningkatkan status menjadi penyidikan.

Polri sangat sigap menanggapi laporan yang diajukan Ketua DPR Setya Novanto dan kuasa hukumnya lalu menerbitkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) dari Bareskrim Polri terhadap Ketua KPK Agus Rahardjo dan wakilnya, Saut Situmorang. Surat itu terbit berdasarkan laporan kuasa hukum Novanto, Sandy Kurniawan.

Sebelumnya, pengacara Setya Novanto, Fredrich Yunadi mendatangi Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. Kedatangannya untuk meninjau laporannya terkait Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo dan Saut Situmorang.

Usai bertemu dengan pihak perwakilan Bareskrim, Fredrich menuturkan, laporan mengenai Ketua KPK Agus Rahardjo dan Wakil Ketua KPK Saut Situmorang saat ini sudah naik ke tahap penyidikan.

Dalam laporan polisi nomor LP/1028/X/2017/Bareskrim tanggal 9 Oktober 2017, tercantum nama Sandy Kurniawan sebagai pihak pelapor. Dalam laporannya, Sandy yang tak lain merupakan salah satu kuasa hukum Novanto tersebut, menduga pimpinan KPK membuat surat palsu serta menggunakan surat palsu dan penyalahgunaan wewenang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 253 KUHP jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP dan atau Pasal 421 KUHP.

Adapun kasus penyalahgunaan jabatan dan pembuatan surat yang dilaporkan mengenai pencekalan Novanto ke luar negeri hingga saat ini. Padahal, Novanto telah memenangkan praperadilan atas peentapan tersabgkanya di kasus korupsi pengadaan e-KTP.(nl)

Komentar

News Feed