oleh

Proyek Rekonstruksi Jalan Tanpa Papan Proyek, Ada Apa?

MATARAKYATMU.COM |Maraknya pekerjaan proyek yang dikerjakan oleh para pemenang tender, masih ada juga yang disinyalir tidak mengikuti mekanisme yang ada berdasarkan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

Seperti pantauan awak media dilokasi, pada hari Jumat 17/11/2017, terhadap pelaksanaan proyek pembangunan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Jalan Pasca Bencana di Lembang Tokesan, Kecamatan Sangalla Selatan, Kabupaten Tana Toraja.

Proyek dimaksud belum memasang papan nama keterangan dari pekerjaanya, padahal proyek tersebut menurut data LPSE menggunakan anggaran APBD yang sangat besar dan seharusnya sudah memasang karena proses pekerjaan sudah dimulai dan material sudah ada di lokasi pekerjaan.

Sehingga Warga  Sangalla mengeluhkan karena tidak memasang papan proyek sehingga sebahgian warga menilai pihak pelaksana terkesan tidak transparan.

Padahal sudah jelas aturannya setiap proyek milik pemerintah harus transparan ke masyarakat gunanya agar masyarakat bisa ikut terlibat mengawasi jalannya pekerjaan.

Bahkan warga bernama Robert menyesalkan adanya kegiatan tapi tidak diketahui berapa anggarannya serta dari dinas mana yang adakan ini proyek.

“Pada UU RI Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik pada pasal 15 huruf [d] dan pemasangan papan nama proyek adalah bagian dari implementasi transparansi, agar masyarakat bisa ikut mengawasi proses pembangunan sehingga benar-benar sesuai dengan yang diharapkan ” ujar Robert, salah satu warga.

Hasil pantauan awak media, Selain tidak terpasang  papan proyek dilokasi pekerjaan terlihat pula  tumpukan besi bronjong ditumpuk di lokasi dan warga menilai bronjong tersebut diduga tidak standar  SNI

Hingga berita ini dtayangkan pihak pelaksana belum dapat ditemui, menurut salah satu pekerja ” bos besar belum datang” singkatnya  (Wildan)

Komentar

News Feed