oleh

Anak Mantu Bupati Burhanuddin Aniaya Oknum Jaksa

Matarakyat| Makassar,  — Oknum jaksa, Taswin Imransyah (43 tahun) mendatangi Mapolsek Panakukang untuk melaporkan kasus penganiayaan yang menimpa dirinya. Jaksa yang diketahui bertugas di Kejaksaan Agung RI ini menjadi korban penganiayaan di rumahnya di Perumahan De Mutiara Blok B3 Nomor 10 Kecamatan Panakkukang.

Aksi penganiayaan itu bermula, saat pelaku berinisial AM bersama rekannya bertamu ke rumah korban, Senin kemarin 20 November 2017 sekitar pukul 14.00 Wita.‎ Korban dan pelaku kemudian terlibat perbincangan di dalam rumah itu. Mereka membahas soal perkara yang menjerat mantan Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin atas dugaan korupsi lahan transmigrasi ‎hingga akhirnya berstatus tersangka.

Perbincangan antara keduanya berjalan santai. Tak lama kemudian pelaku tersulut emosi lalu menganiaya korban. Akibatnya korban mengalami luka pada bagian kepala sebelah kiri dekat telinganya dan luka terbuka pada bagian pelipis. Usai penganiayaan itu, pelaku kemudian meninggalkan rumah korban. Sementara korban Taswin langsung mendatangi Mapolsek Panakkukang untuk melaporkan penganiayaan yang dialami.

Petugas kepolisian Mapolsek Panakkukang setelah menerima laporan korban, langsung bergerak melakukan pengejaran terhadap pelaku. Tak berselang lama pelaku berhasil di jemput dirumahnya.

Belakangan ketahuan jika pelaku berinisial AM yang ‎merupakan anak menantu mantan Bupati Takalar Burhanuddin Baharuddin yang kini berstatus tahanan titipan Kejaksaan Tinggi (Kejati) klas 1 Makassar yang saat ini menjalani proses penahanan selama 20 hari terhitung sejak ia dimasukkan ke dalam sel Lapas‎. ‎

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Panakkukang Kompol Ananda Fauzi Harahap yang dikonfirmasi membenarkan kejadian penganiyaan tersebut. “Betul ada laporan yang kami terima, pelapor datang ke Polsek Panakkukang mengaku dianiaya.Terlapor sendiri telah kami jemput dirumanya untuk dimintai keterangannya.

Sementara pelapor masih ditunggu untuk diberita acarakan (BAP). Kasus ini masih dalam penyelidikan,” ungkap mantan Kapolsek Ujung Pandang itu. Demikian dikutip dari salah satu media (*)

 

Komentar

News Feed