oleh

Deklarasi Jaringan Pemuda Anti Kekerasan Berbasis Network

MATARAKTMU_MAKASSSR | Pelatihan Kepemudaan dalam Membentuk jaringan pemuda anti Konflik kekerasan di Kota Makassar dengan tema “Development Of Youth Networ For Conflict Prevension” yang dilaksanakan di Hotel NYNT jln Hertasning, Kamis, (23/11).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk pemberdayaan pemuda untuk pembangunan demokrasi tanpa kekerasan, dengan mengandeng kaum muda sebagai mitra partisipasi. Melaui pemuda tersebut, nantinya diharpkan menjadi agen perubahan dan pendorong bagi masa depan Demokrasi di Indonesia yang lebih damai.

Ketua Yayasan Masagena menjelaskan bahwa kegiatan tersebut difokuskan pada pengurangan konflik kekerasan, terutama yang dilakukan oleh kaum muda dalam menyampaikan aspirasinya.

“Yang menjadi target utama dalam kegiatan ini adalah kaum muda, dengan tujuan untuk menciptakan alat informasi dalam bentuk aplikasi, pengembangan kapasitas organisasi pemuda dalam pembangunan komitmen yang tinggi untuk toleransi, serta melibatkan komunikasi pemuda dalam forum musyawarah”. Jelasnya.

Deklarasi Jaringa. pemuda Anti Konflik Kekerasan Berbasis Network

Pada pelatihan tersebut di hadiri oleh 100 peserta dari berbagai organisasi kepemudaan dan perwakilan Mahasiswa yang ada di Kota Makassar. Sedangkan yang menjadi pembicaranya adalah Samsang SS, Direktur Yayasan Masagena Center dan Dr. A.M. Akhmar, M.Hum, Peneliti LP2M UNHAS.

Usai pemateri memaparkan materinya, kegiatan tersebut dilanjutkan dengan perkenalan alikasi Youth Center Warning System (YCWS) sebagai aplikasi untuk melaporkan kejadian dan potensi resolusi konflik di setiap lokasi kejadian, setelah itu dilanjutkan dengan deklarasi pemuda pencegahan konflik.

Liputan : Yudhy

Komentar

News Feed