oleh

Mayor Arm Tekankan Prajurit Yonarmed 6 TAMARUNANG Agar Netral Serta Tidak Terlibat Politik

-Metro-1.987 views

Matarakyat| Dalam rangka mengevaluasi kegiatan dan mekanisme kerja guna meningkatkan kinerja prajurit dalam menciptakan pembinaan satuan yang optimal Komandan Batalyon Artileri Medan 6-105/TRK memberikan informasi tentang pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2018 serta kegiatan lainnya yang dilaksanakan di Mako Yon Armed 6-105/trk Tamarunang, (23 /2017)

Dalam pengarahan tersebut Komandan Batalyon Artileri Medan 6-105/TRK, Mayor Arm Rohmadi S.sos Mtr, menekankan kepada anggotanya untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.

Serta pedulian terhadap sesama prajurit, meningkatkan kebersamaan serta ciptakan suasana kekeluargaan dalam melaksanakan tugas sehari-hari.

Selain itu, Mayor Arm memberikan penekanan untuk senang tiasa meningkatkan kedisiplinan sebagai prajurit, menjauhi setiap pelanggaran disiplin, loyal serta taat pada hukum yang berlaku.

“Arahan ini saya sampaikan sebagai bahan koreksi kegiatan yang telah berlalu dan menjadi acuan agar kegiatan kedepannya lebih baik.” ucapnya dihadapan anggotanya  (23 /2017)

foto Prajurit yonarmed 6 TAMARUNANG saat mendegarkan pengarahan dari Komandan Batalyon Armed 6

Dalam rangka menghadapi pilkada serentak 2018 di kota makasar, Mayor Arm Rohmadi S.sos Mtr (Han) selaku komandan batalyon artileri medan 6-105/Trk menekankan kepada seluruh prajurit yonarmed 6 TAMARUNANG agar bersikap netral tidak ikut dalam politik praktis serta tidak berpihak kepada salah satu kontestan atau peserta pilkada.

Komandan batalyon menegaskan bahwa prajurit TNI tidak boleh berpolitik praktis, karena politik TNI adalah politik Negara yaitu politik yang menjamin tetap tegak kokohnya Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Selain itu beliau juga mewanti kepada anggota agar sarana dan prasarana Tentara Nasional Indonesia (TNI) tidak boleh dipinjamkan serta digunakan untuk mendukung kegiatan parpol atau kontestan peserta pilkada, selain itu anggota tidak boleh berada di tempat-tempat yang akan digunakan partai politik untuk berkampanye.

“Pokoknya tidak boleh ada spanduk, baleho partai politik atau kontestan pilkada yang dipasang sekitar asrama radius kurang lebih 100 meter, tak hanya itu kita harus mewaspadai kerawanan-kerawanan yang dapat mengganggu stabilitas keamanan di sekitar satuan yang dapat mempengaruhi pelaksana pilkada, dengan tetap menjaga netralitas TNI selama pelaksana pilkada serentak 2018.” tegasnya

Diakhir pengarahannya Komandan Batalyon Armed 6 mengajak seluruh anggotanya untuk sentiasa selalu berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar di berikan kemudahan, kelancaran dalam setiap menjalankan tugas. (vicky)

Komentar

News Feed